Menu

13 Apr 2019, 05:45 WIB

Universitas Nusa Putra Sukabumi Ikuti Konferensi Internasional ICEED 2019

Kegiatan International Conference on Computing and Engineering Design (ICEED) 2019 yang diselenggarakan Universitas Nusa Putra Sukabumi, bekerja sama dengan Sampoerna University di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, 11-13 April 2019. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Pentingnya kolaborasi inovasi dari berbagai bidang di era teknologi disrupsi menjadi fokus utama pembahasan dalam International Conference on Computing and Engineering Design (ICEED) 2019 yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Putra, bekerja sama dengan Sampoerna University.

Konferensi internasional ini dibuka oleh Atdikbud KBRI Singapura, Veronika Endah Wilandari. Dalam sambutannya mewakili Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya berharap melalui konferensi ini para peneliti dari berbagai bidang dapat berkolaborasi dan terus mengembangkan berbagai inovasi yang unggul.

"Hal ini untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang timbul sebagai dampak dari era teknologi disrupsi," kata Ngurah dalam sambutannya, Jumat (12/4/2019).

Di samping itu, pakar machine learning dan image processing dari Taylor’s University, Malaysia, Sophea Prum menyampaikan bahwa di era big data seperti sekarang ini, informasi mengenai inovasi teknologi dari berbagai bidang tersedia dalam jumlah besar.

Lanjutnya, diperlukan strategi yang tepat untuk mengolah data yang tersedia dalam jumlah besar, agar dapat dikolaborasikan untuk membantu proses pengambilan keputusan.

"Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah machine learning yang dapat dimaksimalkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi mulai dari pengelolaan dokumen, pendidikan maupun kesehatan," ujar Sophea.

Sementara itu, Vice General Chair ICCED, Media Anugerah Ayu, menyampaikan bahwa, konferensi kali ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para peneliti di berbagai negara. Hal ini terbukti dengan masuknya paper sebanyak 160 paper yang berasal dari berbagai institusi dan universitas dari 11 negara di Asia, Afrika dan Eropa.

"Ada dari Indonesia, Malaysia, Jepang, Pakistan, India, Srilangka, Kamboja, Vietnam, Afrika Selatan, Turki dan Jerman," paparnya.

Di tempat yang sama, Koesmawan, mewakili Rektor Universitas Nusa Putra, Kurniawan selaku penyelenggara konferensi, mengatakan, ICCED menunjukkan sebuah peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Ini menunjukkan bahwa Universitas Nusa Putra semakin mendapatkan kepercayaan dari berbagai institusi baik di dalam dan luar negeri sebagai penyelenggara media temu ilmiah tingkat internasional," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bakso Batok Kelapa menjadi sajian spesial di restoran Homara (Home of Samudra) Grand Inna Samudra Beach Hotel di Palabuhanratu Sukabumi. Menu tersebut merupakan inovasi dalam rangka peresmian...

SUKABUMIUPDATE.com - Polres Sukabumi melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2019 di aula Mapolres Sukabumi, Jumat (13/12/2019). Operasi Lilin Lodaya ini dalam rangka pengamanan Natal...

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana liburan yang menyenangkan jangan sampai membuatmu lengah akan keamanan. Pastikan semua barang berharga, seperti uang, ponsel, kartu kredit, kartu identitas, paspor, dan bawaan penting lainnya aman...

SUKABUMIUPDATE.com – Dua lembaga dari Amerika, ARC (American Red Cross) dan USAID (United State Agency for Internaional Development) memilih Kota Sukabumi sebagai pilot project program kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya