Menu

30 Okt 2017, 22:38 WIB

Pelajar di Simpenan Kabupaten Sukabumi, Tandatangani Deklarasi

Para pelajar se Kecamatan Simpenan hadir dalam deklarasi anti Narkoba di lapang Bhinakarya, Senin (30/10/2017). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah pelajar dari 18 sekolah tingkat SD, MI, MTs, dan SMA, MA, SMK, se Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat, hadiri acara penandatanganan deklarasi anti Narkoba dan pencegahan HIV Aids, di lapangan sepak bola Bhinakarya, Senin (30/10/2017).

"Ini kan diadakan secara serentak dan Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar. Anak-anak sekolah sangat antusias mengikuti acara penandatanganan deklarasi anti Narkoba ini," ujar Camat Simpenan, Udin Saprudin kepada sukabumiupdate.com di sela-sela kesibukannya, hari tadi.

BACA JUGA: Di Lapang Pajajaran Cibadak Kabupaten Sukabumi, Ribuan Siswa Deklarasikan Pelajar Anti Narkoba

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Sukabumi, dan di Kecamatan simpenan sendiri digelar di lapangan Bhinakarya.

"Harapannya Insya Allah, bersama Muspika akan kita tindaklanjuti kedepan. Kita bakal mendatangi sekolah-sekolah mensosialisasikan terkait bahaya penggunaan Narkoba di kalangan pelajar, serta mencegah terjadinya hubungan yang tidak sesuai aturan norma agama atau  berkenaan dengan HIV, agar tidak terjadi kenakalan remaja di kalangan pelajar, supaya generasi muda kedepan lebih baik," tutur Udin.

Sementara Kepala SMK Gentar Pasundan, Dodi Mubarok mengaku sangat mendukung sekali dengan diadakannya kegiatan tersebut, guna menjauhkan Narkoba, dan HIV Aids kepada para pelajar, sebagai generasi penerus bangsa.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Anak Sekolah se Kabupaten Sukabumi Deklarasikan Pelajar Anti Narkoba

"Ya, kalau menurut saya, dengan adanya kegiatan tersebut, merupakan salah satu dedikasi yang sangat bagus buat anak-anak, biar si anak punya rasa peduli kepada dirinya untuk menjauhi Narkoba, dan HIV Aids. Apalagi si anak telah menandatanganinya, mudah-mudahan dia bisa menjaganya dari sekarang ke depan," papar Dodi, dalam kesempatan terpisah.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut, anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa, guru-gur, dan Kepala Desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : RUDI RUSMANA
Sumber : Nandi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Covid-19 belum berakhir, namun pasar malam atau kebanyakan masyarakat menyebutnya korsel, sudah beroperasi selama sepekan di Lapang Mekarjaya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. "Sudah seminggu ada...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar sebuah petisi agar Presiden Joko Widodo mengembalikan posisi mata pelajaran sejarah sebagai pelajaran wajib bagi seluruh anak sekolah. Melansir Suara.com, petisi ini dibuat oleh Asosiasi Guru Sejarah...

SUKABUMIUPDATE.com - Terdapat larangan bagi pesepeda saat berkendara di jalan yang wajib dipatuhi. Dilansir dari Suara.com, pemerintah melalui Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, telah resmi menerbitkan aturan bagi pesepeda yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, memastikan Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia 2021 mendatang akan tetap terlaksana. "Indonesia tidak memiliki otoritas dalam mengubah agenda...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya