Menu

Minggu, 22 Januari 2017, 17:43 WIB

NGLS-30 Smandak Diikuti Ribuan Peserta

Peserta membludak dengan berbagai kostum, yel-yel, tingkah lucu, dan atraktif. | Sumber Foto:Danang Hamid

SUKABUMIUPDATE.com-Tak kurang dari 1.425 orang kalangan pelajar SMP, SMA, dan umum yang terbagi dalam 285 kelompok mengikuti lomba lintas alam yang digelar Ambalan Tajimalela-Mayangyasari, Gerakan Pramuka SMA Negeri 1 Cibadak (Smandak), Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/1).

Ini merupakan hajatan rutin Smandak, bertajuk "Nyukcruk Galur Lembur Singkur"(NGLS) ke-30. NGLS kali ini memperebutkan tiga piala bergilir, yakni Piala Gubernur Jabar, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, dan Mabigus Besar Pangkalan SMAN 1 Cibadak, serta piala tetap.

Peserta diwajibkan melewati lima pos perhentian yang disediakan panitia dengan rute sejauh 13 KM untuk tingkat Penggalang, dan 16 KM untuk Penegak dan umum. “Kami mempersiapkan acara sejak enam bulan lalu, alhamdulillah hari ini terlaksana. Pesertaa harus melewati rute basah dan rintangan,” terang Ricky Syahputra, Ketua Tim Survey NGLS ke-30.

Gelaran NGLS kali ini, panitia juga menyiapkan ribuan pohon damar untuk ditanam pada rute yang dilalui oleh peserta. “Ini merupakan tradisi Smandak dalam konservasi alam,” jelas Wawan Ridwan Godjali, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, kepada sukabumiupdate.com. “Panitia sudah siapkan lubang untuk menanam damar, jadi nggak akan memakan waktu lama untuk menanam,” imbuh Wawan.

BACA JUGA:

Nusa Putra Duta Kerjasama PT Indonesia dan Kazakhstan

Kuliah Dua Tahun di Sukabumi dan Dua Tahun di Korea

Konsep 1:80 a la Kampus Nusa Putra Sukabumi

Sealah seorang peserta, Ulfi Alfa Rizki (18) mengatakan, dirinya datang dengan dua grup. “Kami datang dari Ujunggenteng, karena kami pecinta alam, nggak boleh dilewatkan. Ada dua grup, Rawa Laut satu dan dua".

Uniknya, setiap kelompok tampil dengan daya tarik berbeda, ada yang menggunakan kostum penutup kepala hewan, atau me-makeover wajah mereka dengan coretan kosmetik agar tampil seperti harimau. Bahkan ada kelompok laki-laki menyampaikan pesan tentang terlarangnya hamil di luar nikah dengan menggunakan daster dan perut yang dibuat menyerupai wanita hamil.

“Seru, kostumnya banyak yang unik dan semuanya bersemangat, soalnya belum jalan lewat rute susah,” aku Reni Indriana (15) peserta asal Bandung diakhiri tawa.

Hadir dalam seremoni dan pelepasan peserta, perwakilan Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, serta Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komandan Rayon Militer (Danramil) Cibadak, dan tamu undangan lainnya.

Reporter : DANANG HAMID
Redaktur : ANISA SITI RIZKIA
Sumber : Danang Hamid
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya