Light Dark

Warga Desa Sirnamekar Sukabumi Bangun Jalan Alternatif demi Kerek Perekonomian

News | 21 Jul 2020, 16:15 WIB

Warga Desa Sirnamekar Sukabumi Bangun Jalan Alternatif demi Kerek Perekonomian

News | 21 Jul 2020, 16:15 WIB
Pembangunan jalan alternatif untuk memudahkan akses warga Desa Sirnamekar Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menuju daerah lain. | Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, membangun Jalan Alternatif untuk memudahkan akses warga menuju daerah lain.

Panjang jalan yang dibangun yaitu 125 meter dengan lebar 3 meter, nantinya jalan ini menghubungkan Desa Sirnamekar dengan Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Agar bisa tembus ke Desa Sukaluyu ini, maka dibutuhkan jembatan karena melewati sungai.

BACA JUGA: TPT Jalan Alternatif Tenjoayu Sukabumi Ambrol, DPU: Kontraktor Tanggung Jawab

Mengenai jembatan, Kades Sirnamekar Ajat Sudrajat mengatakan jembatan gantung akan dibangun di atas Sungai Cikaso pada September 2020. 

Ajat mengatakan apabila sudah tersambung jalan dan terbangun jembatan tersebut, bukan hanya menghubungkan Desa Sirnamekar dengan Desa Sukaluyu saja, tapi dengan daerah lain seperti Jampang Kulon. Dengan demikian, harapan roda perekonomian warga Desa Sirnamekar berjalan pesat akan tercapai. 

BACA JUGA: Jalan Alternatif Pengubung Desa di Cicurug Sukabumi Longsor, Pengendara Waspada

"Kalau sudah tembus jalan penghubung tersebut, kami yakin pergerakan perekonomian kedua warga desa akan meningkat, terutama dalam transaksi hasil pertanian. Alhamdulillah dari berbagai lapisan warga sangat antusias ikut serta dalam kerja bakti membangun jalan ini, dibantu dari TNI, serta para pemuda," katanya.

Menurut Ajat, selain untuk kemajuan sektor ekonomi, jalan alternatif ini dibangun untuk mempersingkat jarak. Karena selama ini untuk menuju Kecamatan Kalibunder, warga Sirnamekar mesti ke desa tetangga dan melewati Jembatan Cikaso. 

BACA JUGA: Truk Bermuatan Scaffolding Terguling di Jalan Alternatif Tenjoayu Sukabumi

"Dibandingkan melalui Jembatan Cikaso lewat Desa Bojong, harus memutar dan lumayan jauh," bebernya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter