Menu

25 Peb 2020, 13:30 WIB

14 Difabel di Desa Kertaangsana Sukabumi, Ada yang Dapat Rp 300 Ribu per Bulan

Beberapa warga Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi yang tercatat sebagai difabel. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi mencatat ada 14 warganya dalam kondisi disabilitas atau difabel. Jumlah tersebut berdasarkan hasil pendataan terbaru yang dilakukan oleh Desa Kertaangsana.

BACA JUGA: Video: Bocah Difabel Pengrajin Anyaman Bambu yang Ingin Sekolah

Kasi Pemerintahan Desa Kertaangsana, Dindin Wijaya menyebut, dari 14 warganya yang difabel tersebut, rerata menderita kekurangan fisik dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Mulai dari usia anak-anak hingga usia dewasa.

"Untuk yang usia anak-anak diantaranya Rakha Hanania Fadhila (10 tahun), Siti Jahra (8 tahun), Giffari Ilham Maulana (13 tahun), Sarah Aulia (11 tahun), Dikri Arman (9 tahun), Nadia Izla Aulia (5 tahun), Raditya Anwar Alhapzi (6 tahun), Raffa Al Farizki (17 tahun) dan Abdul Fatah (17 tahun)," beber Dindin kepada sukabumiupdate.com, Selasa (25/2/2020).

"Kemudian untuk yang usia dewasa antara lain Hani (51 tahun), Nenden Diana (36 tahun), Adriansyah (27 tahun), Budi Rahayu (30 tahun) serta Nengsih (34 tahun)," lanjutnya.

BACA JUGA: Video: Bocah Difabel Asal Jampang Tengah Ini Bakal Lanjutkan Sekolah

Masih kata Dindin, warganya yang difabel tersebut tersebar di Kampung Ciangsana, Rancabuluh, Buniayu, Liunggunung, Pasirsalam, Lebaknangka dan empat kedusunan, yakni Dusun Ciangsana, Liunggunung, Buniayu serta Dusun Lebaknangka.

"Upaya kami dengan mengalokasikan sebagian bantuan dari APBDes 2020 melalui bidang pemberdayaan. Ada yang dapat Rp 300.000 per bulan. Khusus untuk dua difabel yang masih anak-anak, yakni Rakha dan Siti Jahra kami tunjang untuk bantuan pendidikan," ungkapnya.

"Mereka sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan dari semua kalangan, karena mayoritas kondisi perekonomian dan penghasilan yang kurang menengah ke bawah. Kalaupun ada dermawan yang mau memberikan bantuan, kami sangat terbuka,"  pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

SUKABUMIUPDATE.com - Masjid Al-Aqsa akan dibuka kembali pada Minggu (31/5) mendatang setelah ditutup selama dua bulan untuk menekan sebaran virus corona. "Semua pintu (kompleks) Masjid Al Aqsa akan dibuka saat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya