Menu

26 Des 2019, 19:15 WIB

Bersama Disdukcapil Sukabumi, Kades Neglasari Lengkong Tertibkan Adminduk Warga

Kepala Desa Neglasari meninjau pendaftaran pembuatan KK dan akte kelahiran, di halaman kantor Desa Neglasari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:RAGIL GILANG

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi, memberikan pelayanan administrasi kependudukan gratis bagi masyarakat sekitar.   

BACA JUGA: Inovasi Mopeling Sarasa, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Raih Juara 1 Tingkat Jabar

Pelayanan administrasi kependudukan itu diantaranya pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, dan perekaman KTP. Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula kantor Desa Neglasari, Kamis (26/12/2019). 

"Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai hari ini, Kamis 26 hingga 27 Desember 2019. Target pembuatan KK sebanyak tiga ribu, akte kelahiran tiga ribu dan perekaman KTP tidak terbatas," ujar Kepala Desa Neglasari, Rahmat Hidayat kepada sukabumiupdate.com.

Ia menilai selama ini, Desa Neglasari salah satu desa yang tidak tertib administrasi kependudukan. Pasalanya, ketika ia bersama relawan dalam pendampingan kesehatan secara independen beberapa waktu lalu, mendapatkan temuan di lapangan dan menilai masih carut marut.

"Sehingga hak dan kepentingan masyarakat akhirnya sulit, juga kinerja pemerintahan desa terhambat," bebernya.

Untuk itu, sambung Rahmat selaku kepala desa baru periode 2019 - 2025 membuat program untuk menertibkan administrasi kependudukan secara terus menerus. 

BACA JUGA: Disdukcapil Fasilitasi Warga Sukabumi yang Ingin Kerja di LN

"Bahkan sudah dilakukan di tahun 2018 dan hari ini dieksekusi secara masif agar rakyat bisa mendapatkan hak dan kepentingannya, kami pun bisa bekerja secara optimal," jelasnya.

Ia menegaskan kedepan masih ada program-program yang akan segera dilakukan, yakni penertiban surat nikah. "Banyak yang sudah nikah namun tidak memiliki surat, juga mengevaluasi keberadaan status warga sejahtera dan warga belum sejahtera agar bentuk bantuan dari pemerintah lebih tepat sasaran," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kiper legendaris Spanyol, Real Madrid dan Porto Iker Casillas akan segera pensiun setelah mengumumkan bahwa dirinya mencalonkan diri sebagai presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Dilansir dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Status Facebook sebagai raja media sosial harus berakhir dan berpindah tangan pada 'anak angkatnya' sendiri, yaitu Instagram. Dikutip dari suara.com, Facebook cukup pintar meramal masa depan Instagram dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketika banyak orang di penjuru dunia tinggal di kota dengan berdesak-desakan, sebuah kota kecil di Italia, ini justru kekurangan penduduk. Dilansir dari tempo.co, namanya Teora, sebuah kota...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat bidang konstitusi dan demokrasi mengusulkan pemerintah dan DPR merevisi UU Parpol, UU Pilkada, dan UU Pemilu dan membahasnya secara bersamaan. "Karena satu rangkaian penting...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya