Menu

28 Okt 2019, 06:30 WIB

PPDI Wilayah VI Jampang Kulon Sukabumi Dilantik, Ini Tugasnya

Pelantikan pengurus kecamatan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se-wilayah VI Jampan Kulon, di GOR Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/10/2019). | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sukabumi mengkukuhkan struktur kepengurusan PPDI Wilayah VI Jampang Kulon masa khidmat 2019-2024, Minggu (27/10/2019). Pengukuhan dilakukan di GOR Kecamatan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Bakal Setara PNS Golongan IIA, Perangkat Desa se-Kabupaten Sukabumi Pilih Ketua PPDI

Sedikitnya sembulan kecamatan yang termasuk dalam Wilayah VI Jampang Kulon, diantaranya Kecamatan Ciracap, Ciemas, Waluran, Jampang Kulon, Cibitung, Surade, Kalibunder, Tegalbuleud dan Cimanggu.

"Pembentukan organisasi profesi perangkat desa ini sebagai wadah perjuangan dalam memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa, jaminan perlindungan hukum dan jaminan sosial," ujar Sekertaris Umum PPDI Kabupaten Sukabumi, Asep Ruyandi kepada sukabumiupdate.com, Minggu (27/10/2019).

BACA JUGA: Merasa Diancam, Apdesi Kabupaten Sukabumi Adukan Oknum Media ke Polisi

Asep menjelaskan, kesejahteraan yang dimaksud salah satunya upah perangkat desa. Selama ini upah perangkat desa berkisar Rp 1,5 juta. Ia mengaku akan mendorong untuk perangkat desa setara golongan dua upahnya dinaikan menjadi Rp 2,1 juta

"Dan nanti kami akan membentuk posko pengaduan untuk kasus perangkat desa yang diganti atau diberhentikan oleh kepala desa dengan tanpa alasan yang jelas," jelasnya.

BACA JUGA: APDESI Curhat ke Bupati Sukabumi, Begini Tanggapannya

Masih kata Asep, PPDI telah berkomitmen bersama pemerintah untuk sama-sama menjalin kemitraan, terutama dalam mendorong kebijakan. Seperti misalnya untuk tahun sekarang, PPDI berkomitmen untuk mendorong Bupati Sukabumi segera menetapkan Perbup tentang penyetaraan upah golongan dua.

"Juga berkomitmen bersama pemerintah untuk merevisi peraturan tentang desa. Kami nanti akan mengajukan klausul pasal tentang Nomor Induk Perangkat Desa. Kaitannya dengan Apdesi, bagi kami tidak ada masalah, sama sama berdiri sendiri dan sama-sama wadah perjuangan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan mengajak warga Sukabumi yang berprofesi di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi sukarelawan yang nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19. Penerimaan sukarelawan dalam penanganan Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya