Menu

Jumat, 04 Oktober 2019, 11:00 WIB

Jalan Penghubung Desa di Cicurug 18 Tahun Berbatu, Ini Kata Wakil Ketua DPRD

Protes warga dengan menanam pohon pisang di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDIP, Yudi Suryadikrama angkat bicara soal jalan di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi yang dibiarkan berbatu hampir 18 tahun. 

BACA JUGA: 18 Tahun Dibiarkan Rusak, Jalan Penghubung Desa di Cidahu dan Cicurug Jadi Kebun Pisang

Menurut Yudi, desa yang memiliki sumber dana yang sangat besar, seharusnya memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan terlebih dulu.

"Artinya dengan adanya program dana desa yang besar itu, si kepala desa harusnya bisa mengajukan jalan tersebut dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah)," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (4/10/2019).

Sebelumnya, akibat jalan itu dibiarkan belasan tahun begitu saja dan berbatu, mengundang protes dan reaksi dari warga. Bahkan hingga ada aksi menanam pohon pisang di ruas jalan tersebut beberapa waktu lalu. Jalan itu berada di perbatasan antar kecamatan, yakni Cidahu dan Cicurug. Namun posisi jalan ini itu lebih tepatnya berada di Kecamatan Cidahu.

Yudi mengatakan, kejadian tersebut merupakan tantangan bagi kepala desa selanjutnya untuk lebih cermat dalam membentuk program, sehingga masyarakat merasakan dampaknya.

BACA JUGA: Warga Sukaresmi Cisaat Blokade Jalan Rusak, Kadis PU: Ada Prosesnya

"Kita apresiasi masyarakat. Kedepannya masyarakat harus terlibat dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan, red). Mengerahkan kemana nih pembangunan yang akan masuk RKPD Desa. Dan ini untuk menjadi acuan baru untuk kepala desa yang akan datang," tukasnya.

Dalam tingkat Kecamatan, Yudi menjelaskan terdapat sumber dana yang bisa dialokasikan untuk pembangunan jalan, yaitu dana P3K. "Namun dana itu sudah dipake apa belum?," tanyanya.

Yudi mengimbau masyarakat untuk bersabar selagi menunggu masa politik usai dan mengikuti aturan. Pasalnya jalan tersebut aset milik desa, sehingga tidak bisa dibawa ke tingkat kabupaten.

"Soalnya ini mau dibawa ketingkat kabupaten juga tidak akan bisa, karena jalan tersebut aset desa," ungkapnya. 

Reporter : CRP 3/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, Agus Zen Nurahray tampung aspirasi berbagai elemen masyarakat dalam reses di Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/10/2019). BACA JUGA: Reses...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Usep Wawan menemui warga Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara. Kedatangan tersebut selain untuk menyerap aspirasi masyarakat, Kamis...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mulai melaksanakan reses. Ini merupakan reses pertama bagi 50 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi sejak dilantik menjadi wakil rakyat masa jabatan 2019-2024. Wakil Ketua DPRD Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi kebut perbaikan jalan rusak sebelum memasuki musim penghujan. Data terkini, 75 persen dari kurang lebih 1266,714 km jalan kabupaten sudah dalam...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya