Menu

04 Des 2018, 19:40 WIB

Lima Hari Belajar Tataboga, Warga Mulai Produksi Makanan Khas Geopark Ciletuh Palabuhanratu

Hasil olahan pelatihan kuliner homestay di kawasan Geopark Ciletuh Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatihan tataboga dan kuliner homestay yang diikuti oleh 40 orang peserta, berasal dari tiga kecamatan yakni, Kecamatan Simpenan, Kecamatan Waluran dan Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi membuahkan hasil. Aneka olahan makanan siap dinikmati dan menjadi oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP).

"Selama pelatihan membuat kue, seperti kue kering dan belajar membuat bolu. Termasuk membuat kue yang menjadi ciri khas, dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah Geopark,"kata salah satu peserta pelatihan, Rani Nuraeni (32 tahun) warga Kampung Cilele Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (4/12/2018).

BACA JUGA: Desa Ciwaru Sukabumi Jadi Tuan Rumah Pelatihan Kuliner GCP

Selama pelatihan yang dimulai pada 27 Nopember hingga 1 Desember 2018, kata Rani para peserta pelatihan tidak hanya membuat kue saja, tapi juga membuat aneka cemilan, seperti kripik, stik, pangsit, cheese roll pisang keju dan lain sebagainya. “Ya meskipun memang kue-kue tersebut sudah umum dan mudah ditemukan,"ujarnya.

Selain itu, ada olahan yang nantinya akan menjadi ciri khas produk kue Geopark, tambah Rani seperti bolu gulung batik geopark, isinya selai mangga lokal, dodol mangga, jambu merah dan pepaya. Olahan tersebut akan menjadi prioritas dalam produksi kedepannya.

BACA JUGA: Tingkatkan Kesadaran Hukum, Pemdes Ciwaru Bekerjasama Dengan Unpak Adakan Penyuluhan

“Untuk saat ini produksi terbatas, tapi para pengunjung masih bisa menikmati olahan kue tersebut dengan memesannya terlebih dahulu. Terutama bagi pengunjung menginap di homestay yang ditempati,” paparnya.

Rani mengaku selama pelatihan tidak menemukan kesulitan, hanya saja untuk pengembangan produksi masih terkendala oleh modal dan pemasaran. “Alhamdulillah tidak ada kendala,” tandasnya.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

SUKABUMIUPDATE.com - Masjid Al-Aqsa akan dibuka kembali pada Minggu (31/5) mendatang setelah ditutup selama dua bulan untuk menekan sebaran virus corona. "Semua pintu (kompleks) Masjid Al Aqsa akan dibuka saat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya