Menu

Rabu, 03 Oktober 2018, 18:10 WIB

Kurang Pasokan PMT, Kunjungan Ibu Hamil dan Balita ke Posyandu Bojonggenteng Sukabumi Menurun

Ketua TP PKK Desa Bojonggenteng saat di posyandu Anggrek Kp. Bojonggenteng RT 07/03 Desa Bojonggenteng. | Sumber Foto:Rawin Soedaryanto

SUKABUMIUPDATE.com - Kader Posyandu Desa Bojonggenteng Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi keluhkan menurunnya kunjungan ibu dan balita ke posyandu akibat minimnya pasokan bantuan Program Makan Tambahan (PMT). 

“Keluhan itu disampaikan kepada saya, katanya suplai PMT yang disediakan Dinas kesehatan melalui UPTD Kesehatan Bojonggenteng kurang mencukupi,” ujar kepala Desa Bojonggenteng Dedi Sudirman kepada sukabumiupdate.com, Rabu (3/10/2018).

Diakui Dedi, pemberian PMT dari Puskesmas untuk pemulihan bukan penyuluhan artinya tidak semua balita mendapatkan, akan tetapi fakta di lapangan tidak hanya bayi yang mengalami penurunan gizi saja melainkan juga semua bayi yang ditimbang.

BACA JUGA: Pemdes Gunungbatu Ciracap Sukabumi Bagikan Insentif Kader Posyandu dan Guru Paud

“Karena ini adalah program pemerintah dalam bentuk kesehatan yakni pelayanan sosial dasar (PSD) sehingga sudah menjadi kebiasaan apabila yang datang ke Posyandu baik ibu hamil, bayi  maupun balita  semuanya diberikan PMT, padahal semestinya tidak seperti itu. Ini sudah  terjadi sejak lama, bahkan tidak hanya di desa ini saja,” paparnya.

Sehingga, sambung Dedi, tidak semua warga yang datang ke Posyandu mendapatkan PMT. Karena warga belum memahami aturan pemberian PMT maka mereka enggan datang lagi untuk melakukan penimbangan di Posyandu.

“Oleh karena itu saya sampaikan kalau bisa kami mendapatkan tambahan suplai PMT minimal 10 dus untuk setiap Posyandu. Sebab apabila warga ada yang tidak kebagian sudah dipastikan akan menjadi masalah. Apalagi dalam tiga bulan ini kami tidak mendapatkan pasokan PMT,” tandasnya.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : KHAERU SOBRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, kucurkan anggaran Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Tahun 2019 Rp. 129.250.000 untuk memperbaiki dua ruang kelas SD Negeri Ratumandala, Desa Cipeundeuy,...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Ekskutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) menyemprot Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana yang kedapatan selalu bermain dan mengecek layar smartphone saat audensi antara mahasiswa dengan Komisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah empat bulan otoritas India melarang salat Jumat diadakan di masjid Jama, masjid terbesar etnis Muslim Kashmir di kota Srinagar. Larangan salat Jumat di masjid berusia 600 tahun...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) tak sepakat dengan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Mereka menilai masih banyak hukuman lain yang bisa membuat jera pelaku korupsi. "Masih banyak cara untuk...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya