Menu

04 Des 2016, 14:23 WIB

1, 2, 3, Mobil Kayu Melaju, Warga Kampung Cibiru Kabupaten Sukabumi Memutar Waktu

Memobilan bambu yang dimainkan anak anak Kampung Budaya Cibiru. | Sumber Foto:Panji AP

SUKABUMIUPDATE.COM - 1, 2, 3, brummm. Sejumlah anak di Kampung Cibiru, Desa/Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, langsung beradu cepat, menggunakan mobil-mobilan roda tiga dari bambu yang saat ini sudah jarang dimainkan.

Sudah pasti ekspresi riang gembira menyeruak dari wajah mereka, karena anak-anak ini bisa bermain bersama, dengan teman-teman mereka secara bergantian.

“Seneng, pak. Main mobil bambu. Bisa balap. Seru,” ungkap Riki Ahmad (12) bocah Kampung Cibiru yang mendapat kesempatan mencoba kaulinan behuela bersama rekan-rekannya pada Festival Desa Cantayan (FDC), Sabtu-Senin (3-5/12).

Kembali memainkan permainan zaman baheula di tengah serbuan mainan modern berteknologi, seperti memutar kembali waktu. Anak anak yang biasa main gadget, playstation, game, dan permainan lainnya. Di FDC ini, anak-anak didorong untuk mengenal dan memainkan, mobil-mobilan dorong, enggrang, sondah, bakiak, dan masih banyak lagi.

“Tujuannya agar anak-anak ini kembali bermain dengan teman-teman mereka dalam permaian zaman baheula yang mengandung filosofi kebaikan, serta melatih fisik untuk menjaga kesehatan. Permainan bahaela mengharuskan gerakan, yang saat ini sudah jarang ditemui pada permainan modern,” ungkap Kepala Desa Cicantayan, Dzulfikar Ali Hakim kepada sukabumiupdate.com.

Pak kades yang akrab disapa Kang Fikri menambahkan, permainan anak zaman beheula harus dilestarikan sebagai upaya mempertahankan identitas budaya Indonesia, khususnya Sunda di Kabupaten Sukabumi.

“Semua permainan ini bahannya bisa diambil dari sekitar pemukiman. Bambu banyak, tinggal diajarkan bagaiman cara membuatnya. Hal ini kami berikan dalam festival ini,” lanjut Kang Fikri.

Reporter : PANJI AP/Kontributor
Redaktur : Fit NW
Sumber : Panji AP
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2020). Akibatnya, belasan rumah porak-poranda. Atap berterbangan dan pohon tumbang di Kampung Pasisangan RT 18/05 Desa Pondokkaso...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya