Menu

Minggu, 27 November 2016, 13:35 WIB

Cara Sederhana RM Rohmatul Ummah Babakan Kabupaten Sukabumi Melawan Rente

Anggota Remaja Masjid Rohmatul Ummah sedang memasang saluran air ke kolam ikan bawal yang mereka kelola, Minggu (27/11). | Sumber Foto:Bagea Awi

SUKABUMIUPDATE.COM - Praktek rente dan riba memang akan semakin menggurita jika terus dibiarkan tanpa solusi. Ketika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi baru sebatas membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) Anti Praktek Rentenir, maka Remaja Masjid (RM) Rohmatul Ummah, Kampung Babakan RT 16 dan 17/06, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, sudah mempraktekkannya di masyarakatnya.

Menurut Pembina RM Rohmatul Ummah Ujang Kartobi (45), sudah hampir setahun lebih ia dan remaja masjid mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) warga. "Dana yang dikelola memang tidak besar, dari Oktober tahun lalu sampai Oktober 2016, cuma satu juta lima ratus ribu rupiah. Tapi dana tersebut terus bergulir untuk modal usaha dan kebutuhan warga, dan sama sekali tanpa bunga, cuma kalau mau memberi lebih dalam bentuk infaq dan sedekah, ya silakan. Tapi tidak ditentukan besarannya," terangnya, Minggu (27/11).

Dijelaskan lebih lanjut kepada sukabumiupdate.com, hingga kini, sudah ada empat pedagang dan warung kecil yang mengalihkan pinjamannya dari "bank keliling" ke dana ZIS yang dikelolanya. Selain itu, dana tersebut juga dipergunakan untuk santunan anak yatim piatu dan jompo. "Di sini banyak anak yatim piatu, ada hampir 26 orang," jelasnya.

Saat ini, Ujang bersama 65 anggota RM Rohmatul Ummah sedang merintis usaha penanaman ikan bawal, di lahan milik desa yang sudah dibayar hak kelola kepada penggarap sebelumnya, juga dengan menggunakan dana ZIS tersebut.

Masih menurutnya, konsep pemberdayaan ummat tersebut, sudah diadopsi oleh dua desa di kecamatan yang sama. Bahkan di desa lain yang mengadopsi pola tersebut, malah lebih sukses dibanding di tempatnya. "Di Desa Cibodas misalnya, dana untuk yatim piatu saja sudah terkumpul 17 juta rupiah."

Pada akhir perbincangan, Ujang mengungkapkan, tantangannya sekarang adalah, anak-anak remaja masjid menginginkan peralatan hadrah (marawis-red). "Kalau bisa ada bantuan dari dinas terkait tentu lebih baik, jadi dana yang ada akan tetap kami gunakan untuk pembedayaan ummat," pungkasnya.

Reporter : BAGEA AWI/Kontributor
Redaktur : ANISA SITI RIZKIA
Sumber : Bagea Awi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya