Menu

20 Nov 2016, 13:13 WIB

Kerajinan Bambu Pangleseran Cikembar Berjuang Mencari Pasar

Miniatur kapal layar dan produk lainnya karya pengrajin Pangleseran. | Sumber Foto:Dimas DR

SUKABUMIUPDATE.COM - Sejak dahulu bambu dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, tak terkecuali perhiasan dan aksesoris unik. Mempertahankan kerajinan berbahan baku bambu, bukan perkara mudah di tengah gempuran barang impor dan produk hasil modernisasi teknologi.

Uloh (40), warga Kampung Awilega, Desa Pangleseran, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mungkin salah satu pengarajin yang berupaya sekuat tenaga agar kerajinan bambunya tetap bertahan. Salah satunya caranya, memproduksi barang-barang fungsional berbahan bambu, mulai dari tas sandang, tempat rokok, dan sejumlah aksesoris hiasan rumah bernilai seni tinggi.

Uloh menciptakan miniatur replika kapal phinisi yang cukup menarik. Salah satu senjata Uloh adalah memproduksi kerajinan bambu dengan alat tradisional. Agar produksi dan modalnya tetap terjaga, Uloh menjual karyanya secara terbatas atau hanya berdasar pesananan.

“Kelemahan saya adalah memasarkan produk ini. Selama ini hanya terbatas dari kenalan saja, mereka memesan atau membeli dari stok yang sudah ada. Untuk bikin banyak saya pikir-pikir dulu, karena pasarnya belum ada,” ungkap Uloh, Minggu (20/11).

Kepada sukabumiupdate.com, Uloh berharap bisa memasarkan produk lokal Sukabumi ini di kawasan wisata, khususnya Geopark Ciletuh. “Saya lagi mencari jalan untuk bisa mengakses Geopark Ciletuh, karena produk kerajinan lebih mudah dipasarkan di lokasi wisata,” tuturnya.

Besar harapan Uloh, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bisa memberi jalan kepada pengrajin lokal untuk eksis di kawasan wisata tersebut. Uloh berdoa apa yang diupayakan pemerintah daerah, untuk membangun Geopark Ciletuh sebagai destinasi wisata dunia, bisa memberi dampak pada masyarakat lokal seperti dirinya.

 

Reporter : DIMAS DR/Kontributor
Redaktur : FIT NW
Sumber : Dimas DR
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Terkadang karena kecerobohan, kamu sering kehilangan HP. Kalau sudah begini, dengan menggunakan email, berikut cara lacak HP yang hilang dengan mudah dan cepat. Melansir Suara.com, dari Kehilangan HP...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelaku penusukan terhadap Suhendi (42 tahun) warga Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi diamankan jajaran Polres Sukabumi. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Akp Rizka Fadhila melalui Paur...

SUKABUMIUPDATE.com - Hampir 4 bulan sudah sejumlah tempat wisata ditutup oleh pemerintah karena pandemi. Termasuk juga wisata alam seperti taman nasional untuk jalur pendakian gunung. Selama itu pula jalur pendakian...

SUKABUMIUPDATE.com - Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya, menggelar Apel Siaga Ganyang Komunis di Lapang Merdeka Sukabumi, Minggu (5/7/2020). Apel yang mengusung narasi penolakan terhadap...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya