Menu

Rabu, 23 November 2016, 06:07 WIB

Mahasiswa STIE Pasim Sukabumi: KKN adalah Belajar dari Masyarakat

Kegiatan pengobatan gratis saat KKN STIE Pasim di Kampung Ciangsana 2. | Sumber Foto:STIE Pasim

SUKABUMIUPDATE.COM - Mengenal desa dan terlibat langsung dengan kehidupan masyarakatnya, merupakan pengalaman baru buat 35 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) PASIM Sukabumi yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kampung Ciangsana 2, Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Di bawah dosen pembimbing Tri Endar Susianto, mereka antusias dalam perencanaan dan melaksanakan program kerjanya. KKN yang dimulai sejak Senin (7/11) ini, berlangsung selama 40 hari. Program kerjanya akan banyak diisi kegiatan bersama masyarakat. “Selain bermanfaat bagi peserta, kami ingin manfaatnya dirasakan masyarakat di sini," ungkap Ketua Kelompok 3 KKN Zulfi Anugrah.

Untuk mewujudkan keinginannya, setiap hari para peserta KKN jarang berada di base camp. Mereka lebih sering mendatangi pemerintah desa, ketua RT dan RW, dan tokoh masyarakat. Selain silaturahim, juga dalam rangka merencanakan program kerja. Beberapa di antaranya adalah kerja bakti perbaikan lapangan voly di Kampung Ciangsana 2, dan di Kampung Cijulang.

“Alhamdulillah dengan perencanaan matang dan komunikasi melalui silaturahim, setiap kami mengadakan kerja bakti, selalu didukung dan diapresiasi warga. KKN bagi saya adalah belajar dari masyarakat,” ungkap Resty, salah seorang peserta KKN.

Selain kerja bakti, juga mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat, bertempat di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri Cimanggu 4, kegiatan yang dilaksanakan Minggu (20/11) tersebut, bekerjasama dengan Rumah Sakit Hermina Sukabumi. Meski hanya tiga dokter, tiga perawat, dan tiga staf, namun tidak kurang dari 150 pasien terlayani.

"Terima kasih. Dengan adanya pengobatan gratis ini, saya bisa berobat tanpa dipungut biaya," jelas Maman (51).

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sukamulya Ade Rosidin yang mengaku selalu memantau kegiatan KKN di wilayahnya. "Saya apresiasi kehadiran mereka. Kegiatannya selalu direncanakan baik dan berbasis gotong royong, saya harap program-program seperti ini bisa berkelanjutan, karena membantu masyarakat desa dalam menumbuhkan kembali kebersamaan."

Sukses dengan kegiatan kerja bakti dan pengobatan gratis, mereka kembali disibukkan dengan penyuluhan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), budidaya jamur tiram, seminar koperasi syariah dan fashion show.

“Dengan kekompakan dan dukungan semua pihak, Insha Allah semua program kerja kami akan selesai sesuai rencana,” pungkas Resty.

Reporter : Koko Muhamad
Redaktur : Anisa Siti Rizkia
Sumber : STIE Pasim
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya