Menu

30 Jan 2020, 19:29 WIB

Tindak Kekerasan Tidak Dibenarkan Dalam Dunia Pendidikan

Kegiatan Pergunu Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

Oleh: Regina Mulia | Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Sukabumi

Pendidikan harus lepas dari tindakan kekerasan. Entah guru ke murid atau murid ke guru. Karena tujuan pendidikan bukan untuk menghakimi yang salah. Dalam pendidikan kesalahan itu harus dibenahi bukan malah dihukum. 

Jika kita anggap murid salah bersikap, salah bertindak atau mungkin salah berucap, maka guru sebagai cerminan pendidikan perlu memahami sebab dari kesalahan yang dilakukan. 

Apa memang siswa belum belajar tentang kebenaran atau mungkin kitanya justru yang tidak mampu mencontohkan dengan benar tentang kebenaran yang dimaksud

Banyak orang mungkin mendukung guru saat mendidik dengan melibatkan kontak fisik, namun saat semuanya tidak memperbaiki keadaan, ya kekerasan tersebut akan dilegitimasi, seolah menjadi sebuah kewenangan seseorang atas luapan emosi dengan dalih mendidik.

Dalam dunia pendidikan, hukuman kontak fisik yang dapat melukai siswa itu tidak dibenarkan atas dasar apapun. Oleh sebab itu, seorang pendidik perlu belajar menjinakan singa dengan mengelus pundaknya, bukan mencambuk pantatnya! Jika belum bisa, maka penjarakan singa agar ada batas untuk melindungi pendidik dari singa dan singa dari yang mendidiknya.

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah lebih dari dua minggu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) karena terjangkit Virus Corona jenis baru atau COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya