Menu

08 Jan 2020, 16:30 WIB

Sukabumi, Belajarlah dari Kasus Reinhard

Bunda Ilman. | Sumber Foto:Istimewa

Oleh : Bunda Ilman

Dunia, kembali di hebohkan dengan kasus terbaru, kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh calon lulusan S3 luar negri, Reinhard Sinaga.

Pemerkosaan tersebut menelan sampai 190 korban laki-laki. Sampai media asing menyebutkan bahwa Reinard adalah pelaku pemerkosaan berantai yang terbesar. Naudzubillah.

Fenomena gay dalam abad kapitalis, sekuler, seakan bukan sesuatu yang aneh, bahkan semakin besar jumlah pelakunya. Di Indonesia, khususnya Sukabumi. Kasus LGBT, bukanlah hal baru, sebutlah kasus yang terjadi beberapa tahun lalu, kasus Emon pedofil yang menelan puluhan anak. Sungguh mengerikan.

Kehidupan serba liberal alias serba bebas yang sekarang berkembang, menggiring manusia untuk memuaskan nafsunya dengan sebebas bebasnya, hingga maksiat dianggap biasa dan LGBT pun dianggap lumrah dan hal yang bisa diterima.

Sebaliknya Islam melaknat pelaku LGBT, yang akan merusak moral masyarakat, menimbulkan banyak penyakit, membuat kerusakan mental. Dan yang utama dari hal tersebut, sangat dilarang oleh Allah SWT.

Lihatlah, bencana yang Allah turunkan pada kaum nabi Luth, ketika mereka dengan terang-terangan melanggar perintah Allah. Sungguh naas.

Semoga Indonesia khususnya Sukabumi, semakin mendekat pada agama, khususnya ajaran Islam yang memang turun sebagai panduan hidup yang menyelamatkan kita di dunia dan akhirat, dari azab dan kesengsaraan

Rindu semakin menggelora pada sistem Islam, yang mengatur pergaulan dengan sebaik-baiknya. Hingga kecil kemungkinan, kasus Reinard akan terjadi. Sebab dalam Islam, satu kasus pun akan segera di hukum sesuai dengan hukum islam. Yang akan menbuat efek jera dan pencegah bagi bagi masyarakat yang lain.

|sukabumi.belajarnulis@gmail.com|netizen

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya