Menu

02 Des 2019, 16:15 WIB

#MilenialBersuara, Dari Kaum Rebahan Menjadi Kaum Gerakan

Aris Rindiansyah. | Sumber Foto:Istimewa

Oleh: Aris Rindiansyah

(Inisiator Gerakan #MilenialBersuara)

Anak Milenial terutama Gen Z cenderung apatis terhadap politik padahal apa yang terjadi dal kehidupan bernegara adalah hasil dari keputusan-keputusan serta kesepakatan-kesepakatan politik. Apatisme terhadap politik hadir karena kebosanan dan ke-jengah-an kaum muda terhadap prilaku politik oknum generasi tua yang hanya menjadikan politik sebagai alat untuk mencapai kepentingan pribadi saja tanpa menjadikan politik sebagai alat perjuangan untuk mencapai keadilan bagi semuanya.

Hari ini di era Bonus Demografi, Anak Muda menjadi penyumbang suara terbanyak dalam setiap kontestasi politik di Negeri Ini namun tak semua anak muda mengambil peran untuk memberikan warna dan gagasan dalam politik yang pada akhirnya menjadikan anak muda tak lebih dari sebatas komoditas politik kaum tertentu.

2020 Kab. Sukabumi akan mengalami konteatasi politik yaitu Pilkada dan tentu berdasarkan Survey BPS tahun 2017 menyebut bahwa jumlah masyarakat produktif kita kurang lebih 60 persen adalah usia produktif. Ini menjadi sebuah tanda bahwa 2020 yang menjadi penentu kemenangan calon Bukan hanya kemampuan untuk meraih simpati kaum birokrat atau memiliki finansial yang cukup untuk menghadapi pertarungan yang mahal tapi calon harus mampu menarik simpati kaum Milenial atau Anak Muda

Oleh karena Kami mengajak anak Muda Milenial, Generasi Z Dan Juga Generasi Y untuk turun Tangan Bergerak dan Bersuara untuk menjadi Pelayan Bagi Generasinya Sendiri dan Juga Masyarakat Luas bukan sebagai Objek Bagi Kaum Tertentu.

Siapapun Calonmu, Siapapun Jagoanmu, Apapun Latarbelakangmu, mari menjadi Bagian dari #MilenialBersuara, menjadi #MudaBergerak untuk #MelayaniGenerasiKita karena #2020AdalahMilikKita.

Dari Kaum Rebahan Menjadi Kaum Gerakan.

Salam Hormat,

E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pasien Covid-19 yang merupakan warga Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi diperbolehkan pulang dari RSUD Jampang kulon setelah hasil swab test ke-4 dinyatakan negatif. . Pengambilan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sungguh sadis kelakuan UA (32 tahun). Warga Gang Bungsu Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur ini tega membakar kakaknya sendiri gara-gara tak diberi uang. LJ (45 tahun) harus...

SUKABUMIUPDATE.com - Akhir pekan ini, Pantai Cibuaya Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap mulai dipadati para pelancong. Salah satu lokasi wisata favorit dengan pantai putihnya di Kabupaten Sukabumi selatan itu tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Para ilmuwan membuat garam alias natrium klorida (NaCl) dalam bentuk heksagonal atau umum disebut segi enam. Melansir dari suara.com, meskipun garam ini tidak akan sampai di meja...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya