Menu

Kamis, 07 Juni 2018, 15:46 WIB

KAMIPEKA, Ajarkan Kami Untuk Peka

Komunitas KAMIPEKA. | Sumber Foto:Istimewa

KAMIPEKA, AJARKAN KAMI UNTUK PEKA

Keberadaan komunitas yang digawangi oleh pemuda memang banyak. Namun, ada keunikan dan diferensiasi tersendiri bagi Komunitas Alumni dan Mahasiswi Peduli ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) atau yang disingkat jadi Kamipeka.

Pasalnya, selain mengajak sesama untuk peduli terhadap keberadaan ABK, dengan spirit Islam, mereka memiliki misi "Ingin mendakwahkan Islam Kaafah kepada ABK". Dengan visi mengislamisasi ABK, Kamipeka yang berdiri bulan Agustus 2017 ini, concern terhadap acara-acara yang digelar yang memang bermuatan Islam.

Salah satunya acara yang digelar tanggal 26 Mei 2018 atau 10 Ramadhan kemarin. Kamipeka mengadakan acara ngabuburit dan buka bersama dengan adik-adik dari SLB Purna Bhakti Pertiwi. Acara yang digelar di meeting room Toserba Selamat ini dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta yang rata-rata usia pemuda.

Uniknya, beberapa pesertanya adalah Tuna Rungu atau yang akrab dipanggil dengan teman Tuli. Acara ini bertajuk KURMA (Karunia Ukhuwahramadhan Penuh Hikmah). Acara yang berlangsung sejak pukul 15.30 sampai dengan pukul 18.30 ini mengundang penceramah asal Bogor, Iwan Januar. Beliau mengisi acara ngabuburit dengan tema "Bukan Perikahan Cinderella".

Tema ini sengaja disajikan oleh panitia, karena target dan sasaran pesertanya adalah pemuda yang memang sedang masa-masanya diserang virus merah jambu. Acara ini juga menghadirkan Ibu Aini Qurotullain, S.Pd sebagai interpreter yang menerjemahkan materi kedalam bahasa isyarat agar difahami juga oleh peserta Teman Tuli.

Acara ini memberikan kesan tersendiri bagi para peserta. Seperti yang dirasakan oleh Syifa Kamila, Mahasiswi IPB PSDKU Sukabumi. Dirinya mengaku terkesan dengan acara ini, karena menambah rasa syukurnya kepada Allah Sang Khalik juga menambah rasa kepeduliannya terhadap keberadaan ABK.

Acara ini juga berlangsung haru, karena di akhir acara, salah satu teman tuli mengungkapkan keinginannya untuk belajar Islam. Namun materi keislaman yang menggunakan bahasa isyarat belum ada. Semoga kedepannya KAMIPEKA dapat mewujudkan keinginan teman Tuli.

|faaghiyah@gmail.com|faaghiyah tangguh

 

Pengirim : faaghiyah tangguh
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

Oleh Ikral Panutan Mantan Presiden Mahasiswa BEM UIKA BOGOR (Aktifis Pergerakan ‘98) “Apakah pemilu bisa merubah nasib? nasib sang pemegang kedaulatan negeri ini, Rakyat Indonesia?” Pertanyaan ini acap kali terlontar dan mengemuka...

Tulisan ini dibuat secara komparatif analitatik guna lebih memahami mengenai substansi polemik hari jadi kabupaten Sukabumi yang telah dibahas dalam dengar pendapat antara perwakilan masyarakat dan komunitas sejarah bersama...

SUKABUMIUPDATE.com - Gadis kelahiran Cianjur 14 Juni 1998 ini mengaku senang saat mengikuti agenda kepemudaan internasional yang diadakan di Thailand. "Saya bahagia ketika mengikuti acara ini sebab kita jadi lebih...

GMNI Sukabumi mendesak BPKP (Badan Pengawas Keuangan Provinsi) untuk mengaudit KPUD Kota Sukabumi terkait batalnya penyelenggaraan Debat Paslon Walikota Sukabumi pada tanggal 20 Juni 2018. Karena berdasarkan PKPU No.4 tahun...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved