Misinformasi Marak Beredar di Media Sosial, Lawan Dengan Cara Ini

Minggu 07 November 2021, 18:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial atau medsos menawarkan banyak kebebasan, terutama menawarkan informasi apapun yang bisa diakses oleh siapa saja. 

Baca Juga :

Namun dibalik kebebasan informasi yang ditawarkan medsos tersebut terdapat resiko besar yang ditimbulkannya. Satu sisi, medsos berperan dalam membantu publik mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Namun sisi lain kebebasan informasi di medsos itu telah berdampak maraknya informasi liar atau berita bohong berseliweran di medsos. Akihrnya banyak terjadi Misinformasi yang mengganggu kehidupan bermedia sosial.

Baca Juga :

Melansir dari Tempo, Minggu (7/11/2021), berbagai cara telah dilakukan untuk memerangi misinformasi di media sosial. Dilansir dari brooking.edu, ada tiga cara yang dapat diupayakan untuk memerangi misinformasi di media sosial. Pertama, mendukung jurnalisme investigasi berbasis fakta. 

Kedua, mengurangi insentif finansial bagi para penyebar informasi palsu. Ketiga, meningkatkan kualitas literasi digital bagi para pengguna media sosial. Tiga upaya tersebut mampu membendung berbagai dampak buruk yang mungkin muncul karena penyebaran informasi palsu. 

photoMisinformasi atau berita bohong banyak berseliweran di media sosial - (Pixabay)</span

Dikutip dari shorensteincenter.org, informasi palsu memiliki kekuatan yang sangat besar dalam memengaruhi opini publik. Umumnya, pengaruh tersebut digunakan oleh aktor-aktor politik tertentu untuk memengaruhi jalannya politik elektoral di suatu negara. 

Cara-cara yang dilakukan, meliputi adu domba, menyebarkan informasi palsu mengenai lawan politik, hingga normalisasi suatu bentuk kekerasan.

Dilansir dari academyhealth.org, misinformasi juga dapat dilawan oleh setiap pengguna media sosial. Salah satu cara yang bisa diupayakan adalah dengan aktif melakukan verifikasi informasi yang ditemukan di internet. Sebab, opini-opini yang muncul di media sosial kerap disertai dengan bias kognitif dan emosional dari para penggunanya.

Sumber : Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Inspirasi18 Januari 2025, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini!

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini! (Sumber : Freepik.com/@ASphotofamily)
Sukabumi18 Januari 2025, 14:58 WIB

Pengendara Terjebak Berjam-jam, Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi Buka Tutup Pasca Longsor

Saat ini jalan sudah dibuka, tetapi dengan sistem buka tutup.
Antrean kendaraan di Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Dokumen Pengendara
Sukabumi18 Januari 2025, 14:13 WIB

Pulihkan Ekosistem Pasca Bencana, Penanaman Pohon di DAS Sungai Cikaso Sukabumi

Kegiatan ini untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Penanaman pohon di DAS Cikaso, Desa Cibadak dan Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Dokumentasi Panitia
Food & Travel18 Januari 2025, 14:00 WIB

Menikmati Deburan Ombak di Pantai Karang Tawulan, Wisata Eksotis Mirip Tanah Lot di Tasikmalaya

Tersembunyi di wilayah selatan kabupaten, pantai Karang Tawulan menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Pantai Karang Tawulan adalah sebuah destinasi wisata pantai yang menarik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Sumber : Instagram/@riskardr/@dadanwardana99).
Bola18 Januari 2025, 12:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs PSBS Biak di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : Instagram/@psbsofficial/X/@psm_makassar).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:57 WIB

Satpam Asal Sukabumi Tewas di Rumah Mewah Bogor, Keluarga Temukan Banyak Luka Serius

Korban sempat menghubungi istrinya melalui pesan singkat.
Rumah duka Septian (37 tahun) di Kampung Cibarengkok RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:36 WIB

Daftar SKPD dengan Aduan Terbanyak pada 2024, Menurut Data Diskominfo Kota Sukabumi

Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Apel di Lapang Setda Balai Kota Sukabumi pada Senin (15/7/2024). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:20 WIB

Tahun 2025, Dishub Kota Sukabumi Bakal Perketat Pengawasan Kendaraan Pariwisata

UPTD PKB Dishub akan melakukan upaya untuk mendukung pemerintah pusat.
Kepala UPTD PKB Dishub Kota Sukabumi, Endro. | Foto: Website Kota Sukabumi
Aplikasi18 Januari 2025, 11:15 WIB

Raksasa Mesin Pencari Google Mulai Ditinggalkan, Ternyata Teknologi Ini Penggantinya!

Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda.
Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda. (Sumber : Pixabay.com/@Simon).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:06 WIB

Diskominfo Rilis Laporan 2024: SP4N-Lapor Kota Sukabumi Terima 106 Aduan Masyarakat

Mei menjadi bulan tertinggi dengan 15 aduan.
(Foto Ilustrasi) Diskominfo Kota Sukabumi merilis data yang masuk ke SP4N Lapor sepanjang 2024. | Foto: Istimewa