Suami dan Anak Kecanduan Gadget, Ibu Bisa Setop Kebiasaan Itu

Kamis 02 November 2017, 04:50 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Hampir semua orang pernah mengalami kondisi ini di rumah. Bapak, ibu, dan anak, pegang gadget masing-masing. Mereka asyik sendiri di dunia maya dan seolah mengabaikan orang-orang di sekitarnya.

Psikolog Tika Bisono mengatakan dalam situasi seperti ini, ibu menjadi kunci supaya anggota keluarga melepaskan diri dari gadget mereka. "Pasti ibu pernah keluarga sedang makan bersama, tapi mereka malah fokus ke handphone masing-masing," ujar Tika dalam acara Ngobrol Asyik Perempuan, Budaya, dan Sosmed di Jakarta, Rabu 1 November 2017.

Dengan mendekatkan mereka yang jauh melalui sosial media, maka orang-orang yang ada di sekitar kita malah menjadi jauh. Tika menyarankan sebaiknya para ibu memikirkan apa yang bisa mereka lakukan agar suami dan anak-anak tak kecanduan gadget atau perangkat teknologi di rumah.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan para ibu, menurut Tika Bisono, misalnya tidak menaruh televisi di dalam kamar, termasuk kamar tidur orang tua. Semua anggota keluarga harus menghabiskan waktu menonton televisi di ruang bersama.

Ibu juga dapat menerapkan sedikit sentuhan kemanusiaan buat gadget yang bisa diterapkan untuk putra - putri yang masih kecil. "Saya suka membuat gadget itu seperti makhluk hidup. Saya akan bilang kepada anak, kasian nanti kalau kepanasan, kan mereka (gadget) kecapekan," ujar Tika Bisono.

Para ibu, Tika Bisono melanjutkan, juga harus mengajak suami untuk memberikan contoh penggunaan gadget dengan bijaksana di rumah, khususnya di depan anak-anak. Semua anggota keluarga, tak terkecuali ayah dan ibu, mesti mematuhi aturan pemakaian gadget atau perangkat teknologi di rumah. Dengan begitu, anak juga akan patuh.

Mengutip data Kementerian Komunikasi dan Informatika, Indonesia merupakan salah satu negara pengguna sosial media yang paling besar. "Di Indonesia, jumlah ponsel yang beredar melebihi jumlah penduduk," kata Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Penduduk Indonesia tercatat 262 juta jiwa, sedangkan pengguna ponsel mencapai 371,4 juta.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Sukabumi24 November 2024, 23:11 WIB

Mobil Jazz Merah Ngebut, Penyebab Kecelakaan Beruntun Maut di Sukaraja Sukabumi

Peristiwa kecelakaan beruntun maut di Sukabumi yang melibatkan empat mobil dan satu motor itu mengakibatkan satu orang tewas dan 6 orang lainnya terluka.
Mobil Honda Jazz merah penyebab kecelakaan beruntun di Sukaraja Sukabumi saat dievakuasi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 November 2024, 22:51 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sukaraja Sukabumi Libatkan 5 Kendaraan, 1 Korban Meninggal

Berikut kronologi kecelakaan beruntun di Sukaraja Sukabumi yang libatkan 5 kendaraan.
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan di Sukaraja Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Nasional24 November 2024, 22:15 WIB

Siap-siap, Harga Rumah Diproyeksi Bakal Naik Imbas Kebijakan PPN 12 Persen

Kenaikan tarif PPN 12 Persen mulai tahun depan ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan komisi XI DPR pekan lalu.
Ilustrasi rumah. (Sumber : Shutterstock)
DPRD Kab. Sukabumi24 November 2024, 21:24 WIB

Reses Loka Tresnajaya di Desa Kutajaya Sukabumi, Infrastruktur Mendominasi Aspirasi

Menurut Loka, Desa Kutajaya adalah salah satu desa terluas di Cicurug namun masih memiliki sejumlah wilayah yang belum tersentuh aspal.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar, H.M. Loka Tresnajaya menggelar reses di Kampung Pereng, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Sabtu 23 November 2024. (Sumber : Istimewa)
Sehat24 November 2024, 21:02 WIB

Tukak Lambung Pada Anak : Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Tukak lambung atau yang juga dikenal sebagai tukak peptik diketahui sangat jarang terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa, tetapi ternyata hal ini terjadi lebih sering daripada yang dibayangkan.
Ilustrasi seorang anak menderita tukak lambung (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi24 November 2024, 20:23 WIB

10 Penumpang Terluka, Kronologi dan Dugaan Penyebab Bus Terguling di Lingsel Sukabumi

Berikut kronologi dan dugaan penyebab bus terguling di jalur Lingkar Selatan atau Lingsel Kota Sukabumi.
Bus yang terguling di Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi saat dievakuasi oleh mobil derek. (Sumber Foto: Istimewa)
Life24 November 2024, 20:00 WIB

3 Legenda Curug Sanghyang Taraje, Tapak Sangkuriang Hingga Tangga Menuju Kayangan

Konon, Sangkuriang ingin mengambil bintang untuk Dayang Sumbi, ibu yang sangat dicintainya. Untuk mencapai bintang, Sangkuriang melewati Curug Sanghyang Taraje, yang dianggap sebagai tangga menuju kayangan.
Curug Sanghyang Taraje. Foto: IG/smiling.westjava
Mobil24 November 2024, 19:26 WIB

Sejarah dan Kisah Angkutan Umum di Pajampangan Sukabumi

Keberadaan angkutan umum di wilayah Sukabumi Selatan tersebut sudah ada sekitar tahun 1921, dengan jurusan Soekaboemi-Soerade.
Angkutan umum pertama Surade-Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 November 2024, 19:05 WIB

Diduga Depresi, Lansia Asal Cidahu Sukabumi Tewas Tergantung di Rumah Kosong

Berikut kronologi dari keluarga terkait tewasnya lansia asal Cidahu Sukabumi yang ditemukan tergantung di dalam rumah kosong.
TKP pria lansia ditemukan tewas tergantung di Cidahu Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat24 November 2024, 19:00 WIB

Donor Jantung untuk Penderita Gagal Jantung, Ketahui 4 Hal Berikut Ini!

Donor Jantung adalah orang yang memberikan jantungnya untuk transplantasi kepada penderita gagal jantung.
Ilustrasi. Donor Jantung untuk Penderita Gagal Jantung, Perhatikan 4 Hal Berikut. (Sumber : Freepik/freepik)