Senin, 19 Februari 2018 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

OKI Sebut Yerusalem Timur Ibukota Palestina, Ini Reaksi Israel
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Tragis, Nenek Ini Tinggal di Kandang Babi Bertahun-tahun
Eks Direktur CIA Sebut Trump Narsis dan Pendendam Soal Yerusalem?
10 Rudal Balistik Iran Paling Membahayakan Dunia
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Karena Trump, Pasangan 22 Tahun Menikah Lalu Berpisah
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook


Setelah Penembakan, Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka

Minggu, 16 Juli 2017 - 09:07:39 WIB


Setelah Penembakan, Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka
© aljazeera.com
Masjid Al Aqsa.

SUKABUMIUPDATE.com - Kompleks Masjid Al-Aqsa hari ini kembali dibuka setelah sempat ditutup usai penembakan polisi Israel oleh tiga orang bersenjata dua hari lalu.

Seperti dilansir Al Jazeera, Ahad (16/7), keputusan untuk membuka kawasan suci bagi umat Muslim itu diambil Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat kunjungan resmi ke Prancis.

"Telah diputuskan untuk membuka kembali Temple Mount ( Masjid Al Aqsa) secara bertahap besok (Ahad) untuk jemaah, pengunjung dan turis," kata kantor perdana menteri Israel dalam sebuah pernyataan, Sabtu  malam waktu setempat.

Kawasan Masjid Al-Aqsa yang berada di Kota Tua, Yerusalem, sempat ditutup karena menjadi tempat pelarian tiga orang bersenjata penembak polisi Israel pada Jumat lalu.

Para pelaku penembakan polisi itu melarikan diri ke kompleks Haram Al-Sharif. Di situs tersuci ketiga umat Islam tersebut para penyerang ini ditembak mati polisi.

Setelah serangan tersebut, pihak berwenang Israel mengambil keputusan yang sangat tidak biasa dengan menutup tempat suci tersebut, pertama sejak 69 tahun. Penutupan tersebut memicu kemarahan umat Islam dan Yordania yang mengelola kompleks tersebut.

Menteri urusan Islam Yordania, Wael Arabiyat, memperingatkan bahwa tetap membiarkan masjid Al-Aqsa ditutup adalah tindakan berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya. Ratusan warga Yordania pun berdemonstrasi di Amman pada Sabtu untuk menyerukan pembebasan Al-Aqsa.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: redaksi@sukabumiupdate.com
E-mail Marketing: marketing@sukabumiupdate.com





Berikan Komentar