Minggu, 18 Februari 2018 - WIB
Follow Us:

Top 10 Pakansi

Bakso Kuburan Mantan, Kuliner Mengejutkan dari Eks TKI Asal Sukabumi
Curug Sawer, Tak Ada Tempat Seperti Ini
Mitos Ki Hamali di Balik Keindahan Curug Cikaso
Asyik! Rumah Fantasi 3D dan Dunia Terbalik Hadir di Sukabumi
Banana Nugget, Jajanan Kekinian yang Lagi Hits di Sukabumi
Pantai Ujung Genteng Segera Miliki Masjid Terapung
Dapoer Mang Boel, Tongkrongan Hits Remaja Sukabumi
Ini Sungai Terpendek di Sukabumi, Mungkin Juga di Indonesia, Bahkan Dunia
Ada Taman di Curug Sawer Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Bisa Keliling Naik kuda
Siap-siap! Jembatan Gantung di Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi Segera Diresmikan


Manis dan Renyahnya Usaha Kremes Singkong Cikarang

Rabu, 03 Januari 2018 - 21:26:01 WIB


Manis dan Renyahnya Usaha Kremes Singkong Cikarang
© Ragil Gilang
Kesibukan membuat dan mengemas Kremes singkong.

SUKABUMIUPDATE.com - Peluang bisnis selalu ada dan terbuka lebar asal ada kemauan, apalagi bahan yang diperlukan melimpah. Seperti di Kabupaten Sukabumi wilayah selatan yang merupakan kawasan pertanian.

Herdis Supriatna (50 tahun) diantaranya. Cukup cerdas memanfaatkan sumber yang ada dengan memiliki usaha pembuatan makanan ringan berupa kremes singkong.

BACA JUGA: Bosan Jadi Karyawan, Wanita Kota Sukabumi Usaha Keripik Setan sejak 2007

Cemilan yang memiliki rasa manis dengan tekstur yang renyah ini diproduksi dirumahnya di Kampung Cikarang RT 56/13 Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

"Kami sekeluarga sudah  hampir tujuh bulan merintis usaha kremes singkong ini, untuk bahan bakunya kami dipasok dari hasil perkebunan singkong di Satrad 216 Cibalimbing," kata Herdis.

Awal mula usaha ini dimulai setelah melihat banyaknya bahan baku disekitar seperti gula merah kelapa dan singkong. Kebetulan juga di Satrad 216 Cibalimbing banyak menanam jenis singkong gajah, singkong gading gajah dan singkong manggu.

BACA JUGA: Keripik Crip Jhon, dari Sukabumi untuk Para Jomblo

Mengenai pemasaran masih ditingkat lokal saja meliputi di daerah Surade, Ciracap dan Cinagen Jampang Kulon, adapun harganya Rp 4000 per kantong. Adapun omset per hari Rp 600 ribu kotor dengan pegawai dua orang.

"Sehari kami bisa menghasilkan 1500 buah atau 150 kantong dengan menghabiskan gula merah 10 kilogram, minyak 13 Kilogram dan singkong 60 Kilogram. Saat ini kendalanya memang keterbatasan permodalan. Banyak yang pesan sering tidak terpenuhi," jelasnya.

Reporter: RAGIL GILANG
Redaktur: ANDRI, S
E-mail Redaksi: redaksi@sukabumiupdate.com
E-mail Marketing: marketing@sukabumiupdate.com





Berikan Komentar