Selasa, 20 Februari 2018 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Pria Gantung Diri Hingga Jadi Tengkorak Gegerkan Nyalindung Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terungkap ! Ini Tujuan Warga Bangun Susunan Batu yang Menghebohkan di Cidahu Kabupaten Sukabumi
Ngeri ! Puluhan Buruh Garmen di Cicurug Sukabumi Kesurupan Massal
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengerikan! Jari Tangan Pelajar SMK Dwi Darma Sukabumi Putus Disabet Senjata Tajam
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan


Ini Kondisi Rutilahu Warnajati Kabupaten Sukabumi, Ketua RT: Jangan Janji, Saya Malu

Minggu, 21 Mei 2017 - 00:35:17 WIB


Ini Kondisi Rutilahu Warnajati Kabupaten Sukabumi, Ketua RT: Jangan Janji, Saya Malu
© Suhendi
Salah satu rumah milik warga yang kondisinya memprihatinkan.

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Sampi RT 5/6, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tidak hanya dialami pasangan suami istri Apud (35) dan Imas Riah (32) saja. Ternyata di daerah tersebut, masih ada warga yang hidup serupa selama belasan tahun.

Ketua RT 05/06, Sanan (57) mengungkapkan, dirinya sudah beberapa kali dikunjungi oleh staf desa hingga beberapa rumah warga yang rusak parah diambil fotonya yakni milik Apud (35), Pardi (70) dan Nedi (40).

BACA JUGA: Setiap Hari Berdoa, 17 Tahun Enam Jiwa Warnajati Kabupaten Sukabumi Huni Rumah Lapuk

“Janji dari tahun 2014, tapi sampai sekarang belum ada hasilnya, harapan saya ingin ada bantuan untuk warga. Jangan janji-janji saya malu, disuruh foto dan ngedata saya selaku Ketua RT jadi beban moral ke warga,” keluh Sanan kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (20/5).

Selain bantuan perbaikan bagi rumah warga, Sanan juga menyoroti masalah jalan lingkungan menuju kampungnya yang masih tanah dan fasilitas air bersih yang tidak berjalan meski pernah dibuatkan sumur bor oleh pihak desa.

BACA JUGA: Janda Empat Anak Kuli Cuci Huni Rumah Bilik di Gunungpuyuh Kota Sukabumi

Gak seperti orang lain jalan pada bagus di kampungnya, sedangkan kami masih tanah. Bahkan air bersih untuk minum juga susah, harus jauh untuk mengambilnya. Pernah dibuatkan sumur bor tapi airnya tidak ngalir, berharap pemerintah turun ke lapangan,” pungkasnya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: redaksi@sukabumiupdate.com
E-mail Marketing: marketing@sukabumiupdate.com





Berikan Komentar