Minggu, 18 Februari 2018 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Istri Eks Pengacara Jessica Wongso Alami Pelecehan di Rumah Sakit
Bus Bandung-Sukabumi Tabrakan Beruntun di Rajamandala
Sancai, Gembong Narkotika The Next Freddy Budiman?
Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Didenda 13 M, Aqua Pertanyakan Pertimbangan KPPU
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Kabupaten Ini Hanya Punya Satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi


Hadiri Sidang Korupsi E-KTP Hari Ini, Setya Novanto Senyum

Kamis, 11 Januari 2018 - 11:10:24 WIB


Hadiri Sidang Korupsi E-KTP Hari Ini, Setya Novanto Senyum
© Youtube
Ketua DPR Setya Novanto bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 23 November 2017. KPK melakukan pemeriksaan terhadap Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan KTP elektronik.

SUKABUMIUPDATE.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dalam kasus korupsi proyek e-KTP untuk terdakwa Setya Novanto.

Sidang digelar di ruang Koesoema Atmadja 1. Pintu ruang Koesoema Atmadja dibuka sekitar pukul 09.20 WIB. Wartawan yang telah menunggu sejak sekitar pukul 09.00 langsung memadati ruang sidang.

Tak berselang lama, tim kuasa hukum Setya Novanto masuk dan menempati kursinya. Begitupun dengan jaksa penuntut umum KPK.

Pukul 09.50 Setya Novanto masuk ke dalam ruang sidang sambil senyum. Setya mengenakan kemeja batik lengan panjang bewarna cokelat dan menenteng satu map bewarna putih. Setya kemudian duduk di baris ketiga ruangan menunggu majelis hakim datang.

Rencananya, tiga saksi akan dihadirkan dalam sidang hari ini. "Infonya Nunuy Kurniasih, Nenny dan Santoso Karsono," kata pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail saat dihubungi Tempo, Kamis, 11 Januari 2018.

Minggu lalu, Setya Novanto menjalani sidang putusan sela. Majelis hakim menolak eksepsi atau keberatan Setya. Hakim menilai materi dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) KPK telah memenuhi syarat formil dan materiil.

Dakwaan jaksa telah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan Pasal 143 ayat 2 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Karenanya, materi dakwaan jaksa sah menurut hukum dan dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan dalam perkara Setya.

Setya Novanto menjalani sidang perdana pokok perkara pada 13 Desember 2017 lalu. Dia didakwa menerima aliran dana sebesar US$ 7,3 dan turut merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: redaksi@sukabumiupdate.com
E-mail Marketing: marketing@sukabumiupdate.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar