Minggu, 18 Februari 2018 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Pria Gantung Diri Hingga Jadi Tengkorak Gegerkan Nyalindung Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terungkap ! Ini Tujuan Warga Bangun Susunan Batu yang Menghebohkan di Cidahu Kabupaten Sukabumi
Ngeri ! Puluhan Buruh Garmen di Cicurug Sukabumi Kesurupan Massal
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengerikan! Jari Tangan Pelajar SMK Dwi Darma Sukabumi Putus Disabet Senjata Tajam
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan


Cerita Mengerikan Warga Cisolok Sukabumi Kehilangan Jari Akibat Ledakan Kembang Api

Jumat, 12 Januari 2018 - 16:42:54 WIB


Cerita Mengerikan Warga Cisolok Sukabumi Kehilangan Jari Akibat Ledakan Kembang Api
© Diana Novita Hidayat
Kondisi Barno yang menjadi korban ledakan kembang api.

SUKABUMIUPDATE.com - Ledakan kembang api mengakibatkan Barno (40 tahun) kehilangan dua jarinya. Kejadian yang menimpa Warga Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi ini terjadi pada Rabu (10/1/2018) lalu.

BACA JUGA: Tujuh Orang Mabuk Bacok Riyadi di Jalan Lingsel Kota Sukabumi

Tapi karena luka yang dialaminya parah, Barno harus menjalani perawatan di RSUD Syamsyudin Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Miras Oplosan Renggut Nyawa Remaja Cikidang Sukabumi

"Iya saya nyalain petasan kembang api gede yang ada delapan isinya. Waktu itu yang tujuh sudah keluar tapi yang satu belum keluar juga. Saya penasaran lalu saya lepas saja. Pas dilepas eh meledak jadi gini terpaksa, jari tengah dan telunjuk saya kemungkinan diamputasi," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (12/1/2018).

BACA JUGA: Jatuh dari Pohon Rambutan, Pemuda Cibadak Sukabumi ini Ditemukan Tewas di Sungai

Menurut Barno, dia menyalakan petasan setelah diminta oleh tetangganya yang sedang menggelar acara pernikahan.

BACA JUGA: Seluk-beluk Pemuda Pengarang Cerita Pembegalan di Tegalbuleud Sukabumi

"Sekitar jam empat sorean, disuruh nyalakan petasan manggil-manggil ke rumah. Mau bilang enggak mau, saya enggak enak sama tetangga, yah begini deh jadinya," jelasnya.

Barno sempat dibawa ke puskemas terdekat namun tidak bisa menangani hingga di rujuk ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Reporter: DIANA NOVITA HIDAYAT/Kontributor
Redaktur: MULVI MN
E-mail Redaksi: redaksi@sukabumiupdate.com
E-mail Marketing: marketing@sukabumiupdate.com





Berikan Komentar