Google Akan Hapus Akun Gmail yang 2 Tahun Tak Aktif, Buruan Login!

Sukabumiupdate.com
Rabu 24 Mei 2023, 10:30 WIB
Google Akan Hapus Akun Gmail yang 2 Tahun Tak Aktif Akhir Tahun 2023 (Sumber : Google)

Google Akan Hapus Akun Gmail yang 2 Tahun Tak Aktif Akhir Tahun 2023 (Sumber : Google)

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa waktu lalu Google memberikan pengumuman pembaruan kebijakan untuk akun-akun yang tidak aktif.

Kebijakan lama yang ditetapkan pada tahun 2020 lalu itu sekaligus mengakhiri penyimpanan gratis tanpa batas untuk Google Foto juga.

Dalam kebijakan baru tersebut, dikatakan jika Google kemungkinan akan menghapus data yang disimpan dalam akun yang tidak dibuka setidaknya selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Tempat Makan Mie Ayam di Sukabumi, Enak dan Murah Meriah!

Namun, dalam posting blog yang ditulis oleh manajer produk Ruth Kricheli mengungkapkan bahwa saat ini mungkin akan menghapus beserta akunnya.

Cara membuat signature di Gmail cukup mudah baik dengan menggunakan laptop maupun smartphone | Foto: Pixabay

Kebijakan baru tersebut diperkirakan akan berlaku pada bulan Desember tahun 2023, jadi masih memiliki waktu untuk mengamankan akun Gmail kamu.

Dilansir laman The Verge yang mengutip 9to5Google, pada Jumat, 19 Mei 2023, melaporkan bahwa alamat Gmail yang dihapus tidak akan tersedia untuk digunakan kembali.

Baca Juga: 7 Tempat Makan Mie Kocok Terbaik di Sukabumi, Cocok untuk Makan Siang

Penghubung pembuat YouTube Rene Ritchie mengatakan di Twitter bahwa kebijakan tersebut tidak akan mencakup penghapusan akun apa pun yang telah mengunggah video YouTube.

Pasalnya, beberapa orang khawatir saluran yang diposting oleh orang yang telah meninggal atau meninggalkan akun mereka akan tiba-tiba hilang.

"Kami tidak memiliki rencana untuk menghapus akun dengan video YouTube saat ini," tulis Google di postingan blog perusahaan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Bubur Ayam Populer di Sukabumi, Jualan Pake Gerobak Tetap Enak!

Menurut Google, aktivitas akun diukur berdasarkan tindakan seperti membaca atau mengirim email, menggunakan Google Drive, menonton video YouTube, mengunduh aplikasi di Google Play Store, menggunakan Google Penelusuran, atau menggunakan Masuk dengan Google untuk masuk ke aplikasi atau layanan pihak ketiga.

Namun, itu tidak mencakup penggunaan umum akun Google, seperti menyiapkan alias yang meneruskan email ke alamat utama, dan tidak jelas apakah akun seperti itu akan dihentikan.

Google secara khusus menyebutkan bahwa mempertahankan langganan ke sesuatu seperti Google One adalah salah satu cara untuk mempertahankan aktivitas, tetapi itu bukan sesuatu yang biasanya Anda lakukan untuk akun alternatif.

Ketika kebijakan baru dimulai, Kricheli mengatakan perusahaan akan mulai dengan akun yang dibuat dan tidak pernah disentuh lagi.

"Google mengirimkan beberapa pemberitahuan selama beberapa bulan menjelang penghapusan ke alamat dan email pemulihan yang terlampir," pungkasnya.

Sumber: Suara

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini