Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Olahraga

Marwan Naik Ring Tinju PON Jabar di Palabuhanratu
Tujuh dari Sembilan Akademi Futsal U-16 di AAFI League 2017 Berasal dari Sukabumi
Pembalap Muda Bojonghaur Jawara IPC Grasstrack 2016 Sukabumi
Akhirnya, Kota Sukabumi Bakal Ikut Kompetisi Liga Tiga Jabar
Jeepsi, Komunitas Offroad Pembuka Jalan dan Belantara Sukabumi
Jadwal Liga 1: Persiba vs Perseru, Barito Putera vs Persija
Kiper Timnas U-20 Ikut Seleksi Tim Futsal Kabupaten Sukabumi
Tim Panjat Tebing Jabar Raih Perak di Kejuaraan Asia
RBC Mundur, Kusuma Abadi B Jawara Turnamen Bola Voli DPD KNPI Kabupaten Sukabumi
Liga Tiga Persikabumi Bungkam Sukabumi 28, 1-0


Wimbledon 2017: Federer Hadapi Cilic di Final

Sabtu, 15 Juli 2017 - 11:52:55 WIB


Wimbledon 2017: Federer Hadapi Cilic di Final
© japantimes.co.jp
Roger Federer memberi umpan balik kepada David Goffin saat pertandingan perempat final di turnamen Swiss Indoors pada hari Jumat di Basel, Swiss.

SUKABUMIUPDATE.com - Petenis veteran asal Swiss, Roger Federer, akan menghadapi Petenis Kroasia, Marin Cilic, di babak final Wimbledon 2017. Inilah pertarungan antara unggulan keempat dan  ketujuh.

Federer, 35 tahun, berpeluang meraih gelar Wimbledon kedelapannya setelah mengalahkan Tomas Berdych 7-6 (4), 7-6 (4), 6-4 dalam semifinal di Centre Court, Sabtu dinihari WIB. 

Bagi Federer, ini menjadi final  Wimbledon ke-11 dalam kariernya. Peraih 18 gelar Grand Slam ini terakhir kali menjadi juara di sini pada 2012.

Adapun Cilic, 28 tahun, memastikan diri  menjadi petenis Kroasia pertama yang mencapai final tunggal putra di Wimbledon sejak Goran Ivanisevic pada 2001. Peraih gelar AS Terbuka ini melaju dengan mengalahkan petenis Amerika Serikat Sam Querrey 6-7 (6), 6-4, 7-6 (3), 7-5.

Federer dan Cilic sudah berjumpa tujuh kali. Federer sejauh ini masih dominana karena unggul 6-1, termasuk tiga kali di turnamen Grand Slam. Satu-satunya kemenangan Cilic tercipta di semifinal AS Terbuka 2014, saat ia kemudian menjadi juara.

Federer mengakui final Wimbledon 2017 nanti akan berat. "Pertemuan terakhir kami begitu brutal. Tertinggal dua set pertama, saya beruntung akhirnya menang," kata dia.. "Marin adalah pemuda yang hebat. Dia orang yang menyenangkan. Dia pernah menghabisi saya di AS Terbuka. Semoga dia tidak bermain sebagus itu nanti."

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: Olahraga

Berikan Komentar