Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Tahun ini, Ada 71 Pilkades Serentak di Kabupaten Sukabumi
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Kerajinan Bambu Pangleseran Cikembar Berjuang Mencari Pasar
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug


Warga Gotong Royong Perbaiki Rumah Sule Warga Ciracap Kabupaten Sukabumi

Jumat, 24 Februari 2017 - 11:45:05 WIB


Warga Gotong Royong Perbaiki Rumah Sule Warga Ciracap Kabupaten Sukabumi
© Ragil Gilang
Warga kerja bakti untuk perbaikan rumah Sule.

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Bojongwaru RT 18/06, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, hari ini, Jumat (24/2), melakukan gotong royong memperbaiki rumah Sule. Rumah duda berusia 55 tahun ini ambruk dimakan usia dan curah hujan tinggi yang berlangsung beberapa pekan terakhir.

Bersama 20-an warga, kerja bakti ini dimulai sejak pagi. Satu persatu genting rumah Sule diturunkan dan diamankan agar tidak ikut ambruk dan akhirnya hancur. “Hari ini kita turunkan dulu genting dan mulai perbaiki rangka atapnya,” jelas Ketua RT setempat, Uhan kepada sukabumiupdate.com.

Selain warga, kerja bakti ini diinisiasi sejumlah aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) JPKP (Jaringan Pemantau Kebijakan Pemerintah). “Rekan rekan dari JPKP juga rencananya akan mengupayakan bantuan untuk perbaikan rumah Sule,” lanjut Uhan.

BACA JUGA:

Di Manakah Sule, Warga Desa Ciracap Kabupaten Sukabumi Mencari

Sempat Bingungkan Warga, Ternyata Sule Temui Ibunya di Cibangkong Kabupaten Sukabumi

Sule Warga Ciracap Kabupaten Sukabumi Berharap Bantuan Rumah yang Ambruk

Warga saat ini hanya mengamankan bantuan dari ancaman kerusakan lebih parah. “Kita takut benar-benar ambruk, makanya genting kita amankan. Yang dibutuhkan banyak kayu untuk rangka atap dan genting, yang ada saat ini sudah lapuk, dari bambu,” pungkas Uhan.

Sementara Uceh, salah seorang aktivis JPKP menegaskan, saat ini bantuan perbaikan masih diupayakan dari pihak pemerintah baik desa maupun kecamatan. “Yang kita lakukan saat ini adalah mengamankan dulu bangunan jangan sampai ambruk. Makanya kita turunkan dulu atap dan genting yang masih utuh,” jelasnya.

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar