Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Tahun ini, Ada 71 Pilkades Serentak di Kabupaten Sukabumi
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Kerajinan Bambu Pangleseran Cikembar Berjuang Mencari Pasar
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug


Warga Desa Sasagaran Kabupaten Sukabumi Jahit Lap Bengkel Demi Kemandirian

Rabu, 11 Januari 2017 - 04:47:27 WIB


Warga Desa Sasagaran Kabupaten Sukabumi Jahit Lap Bengkel Demi Kemandirian
© Dok. sukabumiupdate.com
Menjahit kain lap khusus bengkel yang ditekuni warga Desa Sasagaran.

SUKABUMIUPDATE.com - Menjahit kain lap untuk bengkel adalah salah satu pekerjaan yang dipilih sejumlah pemuda Kampung Cikarethilir RT 03/02, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, untuk bisa mandiri.

Pekerjaan tersebut, rata-rata dilakukan mereka yang putus sekolah, namun punya semangat tinggi untuk memiliki penghasilan sendiri.

Eri Supriatna (26) adalah salah satu dari para pemuda bersemangat ini, memilih bekerja di rumah sendiri memproduksi kain lap bengkel milik tetangganya.

“Dari pada nganggur, mending waktunya digunakan untuk mencari rezeki halal. Kerja dirumah,” ungkap Eri kepada sukabumiupdate.com, Selasa (10/1).

Pekerjaan ini sudah ditekuni Eri dan tiga pemuda lainnya selama enam bulan. Walaupun pendapatan dan gaji tidak seberapa, Eri mengaku senang karena waktunya bisa tetap produktif.

“Saya niatin ibadah dan belajar, kang Ade yang punya usaha terus ngasih semangat dan ilmu usaha kepada kita. Siapa tahun nantinya aku bisa buka usaha sendiri, amin,” harap Eri.

Eri memilih bekerja di rumah karena masih memiliki anak berusia delapan bulan, sehingga tetap bisa memberikan perhatian sebagai orang tua. Dalam satu hari, Eri harus menyelesaikan hingga 50 kilogram kain lap bengkel sesuai target pesanan pemilik usaha.

Dari menjahit ini, Eri mendapatkan Rp60 ribu rupiah per 50 kilogram kain lap bengkel tersebut. “Saya usahakan per hari bisa 50 kilogram, jadi saat bos datang tiga hari sekali lumayan uangnya Rp180 ribuan untuk nambah bambah biaya dapur,” pungkasnya.

Reporter: PANJI SETIAJI/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar