Minggu, 20 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Kondom Perempuan, Kisah dan Cara Menggunakannya
Nama yang Paling Banyak Dipilih untuk Bayi Lelaki Sepanjang 2017
Tiga Fashion Item Wajib Dimiliki Wanita Karir
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care


Waktu yang Tepat Membiasakan Bayi Makan Sendiri

Senin, 10 Juli 2017 - 12:09:23 WIB


Waktu yang Tepat Membiasakan Bayi Makan Sendiri
© Youtube.com
Ilustrasi bayi lagi makan.

SUKABUMIUPDATE.com - Ketika bayi mulai makan sendiri, para orang tua merasa senang melihat perkembangan itu. Namun tak jarang orang tua juga bingung karena banyak saran yang mereka dengar, terutama yang baru pertama kali punya anak.

Banyak orang tua membiasakan bayi makan dengan sendok dan jarang yang membiarkan bayi menggunakan tangan untuk memasukkan makanan ke mulut. Bagaimana pun cara bayi makan, yang harus diperhatikan orang tua justru kapan bayi sebenarnya sudah bisa makan sendiri. Pakar makanan Annabel Karmel membagikan tipnya kepada Hello.

Berikut tanda-tanda bayi sudah bisa makan sendiri:

1. Sudah bisa duduk tanpa dibantu

2. Sudah memiliki refleks lidah, misalnya otomatis mengeluarkan sesuatu yang keras atau tak enak dari mulut

3. Kordinasi mata dan tangan sudah berkembang, artinya bayi sudah bisa mengambil makanan sendiri dan memasukkan ke mulut

4. Sudah mampu mengunyah, meski belum punya gigi

5. Bayi menunjukkan keinginan untuk ikut makan saat keluarga makan

Sebelum berumur 6 bulan, kordinasi tangan dan mata belum berkembang baik. Jadi, bayi belum perlu diajari makan sendiri. Memperkenalkan makan dengan tangan dan makan keluarga. Bayi berusia sekitar 6 bulan cenderung menggunakan tangan untuk mengambil apapun. Mereka harus mampu menggenggam makanan, jadi pastikan ukuran makanan tak terlalu besar.

Makanan seperti brokoli, wortel, dan ubi rebus, serta potongan pisang, alpukat, dan mentimun adalah awal yang baik untuk memperkenalkan makanan pada bayi. Pastikan makanan cukup lembut tapi tak terlalu lembek buat bayi yang belum punya gigi. Jangan membuat bingung bayi dengan pilihan makanan yang terlalu banyak.

Biarkan bayi mengambil makanan dengan tangan. Bayi harus belajar memasukkan makanan ke dalam mulut dengan aman, jadi tak perlu disuapi. Yang tak kalah penting, meski sudah mulai belajar makan, ASI dan susu formula tetap harus diberikan setidaknya sampai bayi berumur 1 tahun.

Orang tua takut bayi tersedak, itu wajar saja. Jadi, jangan biarkan bayi makan tanpa pengawasan. Posisi bayi saat makan juga harus tegak. Jika bayi kesulitan memasukkan makanan ke mulut, tandanya ia belum siap, jadi bisa dibantu oleh orang tua.

Jangan berikan makanan berikut pada bayi di bawah usia 12 bulan:

1. Madu

2. Keju lembut yang lumer di mulut

3. Tambahan gula dan garam

4. Susu sapi atau kambing murni

5. Ikan-ikan laut yang mengandung merkuri

6. Makanan yang bisa membuat tersedak, seperti buah anggur bulat, kacang

7. Cokelat dan gula

8. Makanan olahan dan tak sehat

9. Minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, cokelat panas, dan kola

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar