Kamis, 17 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Waduh, Kadus di Jampang Tengah Dibegal Jam Delapan Pagi

Senin, 19 September 2016 - 11:15:55 WIB


Waduh, Kadus di Jampang Tengah Dibegal Jam Delapan Pagi
© Dok. Pribadi Rojak Daud
Korban masih terduduk lemas dipinggir jalan usai dirampok

SUKABUMIUPDATE.COM - Bandit begal atau rampok di Kabupaten Sukabumi makin menjadi jadi. Senin (19/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Kepala Kedusunan 03, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi dibegal empat pria bersenjata tajam saat akan berangkat menuju kantor desa.

Korban, Ade Badri (25) selamat tanpa luka sedikitpun, namun uang Rp2,5 juta dan surat surat administrasi dirampas oleh pelaku. "Saya mau ke kantor Desa, pas belokan depan SD Artana saya dicegat empat orang tak dikenal, mengancam dengan senjata tajam, saya tidak bisa melawannya," ungkap Ade kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/9).

BACA JUGA: Waduh, Kadus di Jampang Tengah yang Dibegal Ternyata Berbohong

Kejadian berawal ketiga korban mengendari motor sendirian dari rumah menuju Kantor Desa Bojongtipar. Saat melintasi jalan Cimerang kilometer 8, yang sepi dan tidak ada perumahan penduduk, tiba tiba muncul 4 orang pria menghadang ditengah jalan.

Menurut Ade, pelaku langsung saat menghentikan laju kendaraan, meringkus dengan mengalungkan golok ke lehernya. “Lokasinya sudah dekat dengan perumahan dan SD, paling 100 meter lagi. Saya berhenti karena memang laju motor tidak cepat, langsung disergap. Yang saya lihat ada empat orang yang kabur setelah merampas tas, motor saya tidak diambil,” jelas Ade. BACA JUGA: Kadus Korban Begal di Jampang Tengah Tidak Mau Lapor Polisi

Usai dirampok korban langsung terduduk lemas dipinggir jalan. “Ada warga yang kebetulan lewat dan melihat korban dipinggir jalan, dan langsung melaporkan ke desa dan warga lainnya,” ujar Sekretaris Desa Bojongtipar Endang Maulani (30) kepada sukabumiupdate.com.

Hingga berita ini diturunkan korban dan warga masih berada di lokasi kejadian. Pihak desa masih berusaha mengumpulkan informasi terkait aksi perampokan ini. “Kita masih nunggu pimpinan, nanti kita baru lapor ke kepolisian,” lanjut Endang.

Reporter: ROZAK DAUD/Kontributor
Redaktur: FIT NW
Penyunting: FIRMAN KURNIAWAN
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:

Berikan Komentar