Jumat, 20 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Waduh, Kadus di Jampang Tengah Dibegal Jam Delapan Pagi

Senin, 19 September 2016 - 11:15:55 WIB


Waduh, Kadus di Jampang Tengah Dibegal Jam Delapan Pagi
© Dok. Pribadi Rojak Daud
Korban masih terduduk lemas dipinggir jalan usai dirampok

SUKABUMIUPDATE.COM - Bandit begal atau rampok di Kabupaten Sukabumi makin menjadi jadi. Senin (19/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Kepala Kedusunan 03, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi dibegal empat pria bersenjata tajam saat akan berangkat menuju kantor desa.

Korban, Ade Badri (25) selamat tanpa luka sedikitpun, namun uang Rp2,5 juta dan surat surat administrasi dirampas oleh pelaku. "Saya mau ke kantor Desa, pas belokan depan SD Artana saya dicegat empat orang tak dikenal, mengancam dengan senjata tajam, saya tidak bisa melawannya," ungkap Ade kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/9).

BACA JUGA: Waduh, Kadus di Jampang Tengah yang Dibegal Ternyata Berbohong

Kejadian berawal ketiga korban mengendari motor sendirian dari rumah menuju Kantor Desa Bojongtipar. Saat melintasi jalan Cimerang kilometer 8, yang sepi dan tidak ada perumahan penduduk, tiba tiba muncul 4 orang pria menghadang ditengah jalan.

Menurut Ade, pelaku langsung saat menghentikan laju kendaraan, meringkus dengan mengalungkan golok ke lehernya. “Lokasinya sudah dekat dengan perumahan dan SD, paling 100 meter lagi. Saya berhenti karena memang laju motor tidak cepat, langsung disergap. Yang saya lihat ada empat orang yang kabur setelah merampas tas, motor saya tidak diambil,” jelas Ade. BACA JUGA: Kadus Korban Begal di Jampang Tengah Tidak Mau Lapor Polisi

Usai dirampok korban langsung terduduk lemas dipinggir jalan. “Ada warga yang kebetulan lewat dan melihat korban dipinggir jalan, dan langsung melaporkan ke desa dan warga lainnya,” ujar Sekretaris Desa Bojongtipar Endang Maulani (30) kepada sukabumiupdate.com.

Hingga berita ini diturunkan korban dan warga masih berada di lokasi kejadian. Pihak desa masih berusaha mengumpulkan informasi terkait aksi perampokan ini. “Kita masih nunggu pimpinan, nanti kita baru lapor ke kepolisian,” lanjut Endang.

Reporter: ROZAK DAUD/Kontributor
Redaktur: FIT NW
Penyunting: FIRMAN KURNIAWAN
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:

Berikan Komentar