Selasa, 27 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Olahraga

Marwan Naik Ring Tinju PON Jabar di Palabuhanratu
Tujuh dari Sembilan Akademi Futsal U-16 di AAFI League 2017 Berasal dari Sukabumi
Pembalap Muda Bojonghaur Jawara IPC Grasstrack 2016 Sukabumi
Dedeh Erawati Raih Medali Emas Kejuaraan Dunia Atletik Master 2017
Jeepsi, Komunitas Offroad Pembuka Jalan dan Belantara Sukabumi
Kiper Timnas U-20 Ikut Seleksi Tim Futsal Kabupaten Sukabumi
Tim Panjat Tebing Jabar Raih Perak di Kejuaraan Asia
Ngeri, Anggota Polres Sukabumi Ini Sayat Tubuh dengan Senjata Tajam
RBC Mundur, Kusuma Abadi B Jawara Turnamen Bola Voli DPD KNPI Kabupaten Sukabumi
Delapan Tahun KONI Kabupaten Sukabumi Ngontrak Kantor


Victor Lindelof, Penerus Rio Ferdinand di Manchester United

Kamis, 15 Juni 2017 - 18:32:35 WIB


Victor Lindelof, Penerus Rio Ferdinand di Manchester United
© Daily Star
Victor Lindelof, pemain baru Manchester United.

SUKABUMIUPDATE.com - Kehadiran Victor Lindelof dalam skuad Manchester United memberikan harapan besar bagi suporter skuad Setan Merah. Dia diharapkan bisa membuat lini belakang United sekuat baja seperti saat masih diperkuat Rio Ferdinand.

Sejumlah media memang menyebut Lindelof memiliki karakter bermain mirip dengan legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Secara fisik, Lindelof memang mengingatkan suporter United dengan Ferdinand. Lindelof memiliki tinggi sebesar 188 cm dan tubuh yang kekar sama seperti Ferdinand. 

Tak hanya itu, Lindelof juga disebut memiliki kemampuan untuk membaca permainan yang sangat baik. Meskipun berusia muda, teknik bertahan Lindelof sangat luar biasa. Jegalan ataupun gaya bertahannya sangat bersih sehingga dia jarang mendapatkan kartu dari wasit. 

Pemain anyar Manchester United itu bahkan bisa dianggap lebih baik dibanding Ferdinand karena kemampuannya bermain di beberapa posisi. Selain sebagai bek tengah, Victor Lindelof bisa bermain di posisi bek kanan. Dia disebut memiliki kemampuan individu dan kecepatan yang mumpuni untuk bermain di posisi itu. 

Pada awal kariernya, Lindelof bahkan sempat bermain sebagai gelandang. Hal itu tak mengherankan, mengingat menjadikan Steven Gerard sebagai idolanya. 

Di Benfica, Lindelof mendapat julukan Si Manusia Es. Julukan itu diberikan karena ketenangan dan kedinginannya dalam mengawal lini belakang klub itu. 

Dia tak pernah kehilangan konsentrasi meskipun berada dalam tekanan lawan. Kemampuannya itu membuat dia berjasa membawa Benfica meraih dua gelar juara, Liga Portugal dan Piala Portugal, musim lalu.

Maka, tak aneh jika suporter Manchester United berharap kehadiran Victor Lindelof bisa membuat lini belakang tim mereka sekuat dulu ketika masih diperkuat Rio Ferdinand. 

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Olahraga BOLA

Berikan Komentar