Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Mereka

Gadis Skuad Timnas Asal Kabupaten Sukabumi: Ingin Obati Mata Ayah Agar Bisa Nonton Saya Main Sepak Bola
10 Pertanyaan untuk Warga Sukabumi yang Diduga Menistakan AlQuran
Mang Dedi: Orang Sukabumi Jangan Bicara Budaya Sunda, Benerkeun Heula Basa Sapopoe
Puri adalah Puri. Pewaris Darah Seni Uyan Asmi
Pebola Wanita Asal Kabupaten Sukabumi Ini, Ditinggal Ayah Saat Ia Terpilih Memperkuat Timnas
Mak Dini Turun Gunung, Pimpin LSM Kompak Kabupaten Sukabumi
Berpuasa di Negeri Orang, Gadis Kota Sukabumi Melawan Rasa Kangen
Ajengan Genteng, Teman Diskusi Bung Karno dan Guru dari Ki Hajar Dewantara
Kabupaten Tasikmalaya Mandiri di Tangan Santri
Dari Cibatu Menuju Bisnis Travel Wisata


Uwa Kardji, Veteran Asal Jampang Kabupaten Sukabumi

Jumat, 10 November 2017 - 13:15:33 WIB


Uwa Kardji, Veteran Asal Jampang Kabupaten Sukabumi
© Ragil Gilang
Veteran Asal Jampang Kabupaten Sukabumi, Uwa Kardji.

SUKABUMIUPDATE.com - Pria kelahiran 89 tahun silam ini merupakan salah satu pejuang yang ikut membentengi wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dari Agresi Belanda.

Pengabdian Kardji yang kini tinggal di Kampung Cigaru Inpres, RT 01/07, Desa Pasirpanjang, bersama rekan-rekan seperjuangannya, sekitar tahun 1949, berusaha mengusir para penjajah, mulai dari wilayah Jampang Kulon, Surade, dan Ciracap.

Menurutnya, hal itu dilakukan dengan harapan dan cita-cita daerah Jampang bisa terbebas dari cengkraman para penjajah.

BACA JUGA: Sederet Prestasi Hiasi Remaja Asal Jampangkulon Kabupaten Sukabumi

Pada tahun 1955, Kardji pun menikah dengan wanita pujaannya, Kamilah yang meninggal dunia, sekitar dua tahun lalu.

Dari hasil pernikahannya itu, Kardji dikaruniai enam orang anak. Namun tiga orang di antaranya meninggal. Sedangkan yang masih ada hingga kini, yaitu Wardi (50 tahun), Iip (40 tahun), dan Herdi Riandi (25 tahun) masih mengenyam bangku kuliah.

Ternyata tak mudah bagi Kardji untuk menikmati hasil perjuangannya semasa dulu, dan diakui pemerintah. Setelah melewati berbagai proses dan tahapan, barulah pada 05 Mei 1987 menerima Surat Keputusan (SK) sebagai legiun veteran.

BACA JUGA: Bangga Terhadap Budaya, Yhoan Pesilat Cantik Asal Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi

Ia pun menerima uang pensiunan, sebesar 1,2 juta hingga Rp1,4 juta per bulan yang dipergunakannya untuk menutupi segala kebutuhan hidup sehari-harinya, termasuk membiayai anaknya hingga ke bangku kuliah.

Beruntung, pada tahun 2015 dirinya mendapatkan kenaikan sampai Rp2,1 juta sampai sekarang, sehingga sedikit membantu meringkan bebannya tersebut.

Kehidupannya yang sederhana pun tergambar, saat sukabumiupdate.com bertandang ke kediamannya. Tinggal di rumah panggung berukuran sekitar 6 x 8 meter, kondisi fisik Kardji pun tampak masih kelihatan sehat meski diusianya yang sudah tidak muda lagi.

BACA JUGA: Meida Rahmawati, Gadis Penari Jaipong, Siswa SMA I Kalibunder Kabupaten Sukabumi

"Sekarang hanya berdua dengan yang bungsu (Herdi-red) di rumah ini, Uwa (sapaan akrabnya) sudah tua dan tidak ada kegiatan seperti orang lain. Paling ke sawah, atau kebun. Sehari-hari ya mengurus mesjid,” paparnya, kepada sukabumiupdate.com, Jumat (10/11/2017).

Awalnya, Uwa Kardji pun mengaku, tak menyangka bakal mendapatkan tunjangan pemerintah bagi veteran seperti dirinya, karena waktu itu berjuang secara ikhlas demi memperjuangkan kemerdekaan.

“Kami semua berjuang dengan ikhlas, dan satu tujuan untuk mengusir penjajah. Orang Jampang banyak yang gugur, banyak yang kehilangan keluarga, harta benda. Inilah sebuah pengorbanan,” kenangnya seraya mengingat kembali masa-masa dulu yang pernah dilaluinya itu.

Reporter: RAGIL GILANG
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar