Kamis, 29 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Adjo Tandatangani Kesepakatan Pembentukan DOB Sukabumi Utara
Berikut Prediksi Harga Rokok Jika Jadi Naik


Uu Ruzhanul Ulum Konsisten Kembangkan Beras Organik di Kabupaten Tasikmalaya

Rabu, 08 Februari 2017 - 04:11:44 WIB


Uu Ruzhanul Ulum Konsisten Kembangkan Beras Organik di Kabupaten Tasikmalaya
© Danang Hamid
Uu Ruzhanul Ulum meninjau lahan pertanian.

SUKABUMIUPDATE.com - Adanya dorongan kepada Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum untuk mengembangkan wilayah yang dipimpinnya menjadi penyangga DKI Jakarta di Jawa Barat, tidak lantas membuat Uu bergeming melirik industri manufaktur.

Bupati berlatarbelakang santri itu, tetap konsisten mengembangkan Tasikmalaya yang selama ini dikenal sebagai penghasil beras organic, sebagai wilayah pertanian dan menjadikannya salah satu lumbung pangan.

“Pasarnya sudah jelas, sudah tembus Italia dan negara lainnya di Eropa, Amerika, dan Asia. Tren market-nya terus meningkat. Demand dari tahun ke tahun cukup tinggi, tiba-tiba harus mengembangkan manufaktur, kan sayang,” terang Uu kepada sukabumiupdate.com,Selasa (7/2).

BACA JUGA:

Uu Ruzahul Ulum: Berita Hoax Itu Haram

Uu Ruzhanul Ulum Lantik Pengurus Hamida dan IMG Sukabumi

Uu Ruzhanul Ulum Segera Membangun Jembatan Betmen

Bupati yang sudah mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang tersebut menuturkan, kesadaran petani padi organik di kabupatennya kian tinggi. Hal tersebut didukung dengan adanya pasar yang luas, sehingga memberikan keuntungan kepada para petani.

“Makanya kita tidak akan melirik industri manufaktur, biar daerah lain saja, terlebih lahan di Kabupaten Tasikmalaya sangat cocok untuk pertanian padi organik, sumber air juga melimpah,” jelas Uu.

Lebih jauh Uu menjelaskan, akan tetap mengembangkan pertanian penghasil beras organic tersebut. “Alhamdulillah, Tasikmalaya berkiprah di kancah internasional, pelanggan kami sudah tetap di beberapa negara Eropa, Asia, dan Amerika. Pertanian ini cukup menguntungkan, selain beras, kami juga mengembangkan perkebunan buah manggis sebagai andalan. Manggis pun sudah tembus pasar luar negeri.”

Potensi lahan padi organik di Kabupaten Tasikmalaya yang sudah tersertifikasi mencapai 350 hektare, dan tren peningkatan jumlah sawah padi organic pun bertambah setiap tahunnya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen mengatakan, kapasitas panen sawah padi organik bisa mencapai 200 ton per tahun. “Kini, Kabupaten Tasikmalaya tercatat sebagai wilayah yang terluas dalam pengembangan padi organiknya di Indonesia.”

Reporter: DANANG HAMID
Redaktur: ADV
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar