close [x]
Selasa, 21 Februari 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

TvOne dan MNC Tampilkan Quick Count Berbeda, Sahamnya Anjlok

Kamis, 10 Juli 2014 - 16:26:52 WIB


TvOne dan MNC Tampilkan Quick Count Berbeda, Sahamnya Anjlok
© Dok / Jabar Daily
TvOne dan MNC Tampilkan Quick Count Berbeda, Sahamnya Anjlok

SUKABUMIUPDATE.COM, JAKARTA -Hasil perhitungan cepat (quick count) sementara sudah menunjukkan calon presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) unggul terhadap capres nomor urut satu, Prabowo Subianto. Namun ada stasiun televisi ada yang menampilkan hasil quick count berbeda.

Stasiun televisi tersebut antara lain TvOne, ANTV, RCTI, MNC TV dan Global TV. Para stasiun televisi itu berada di bawah naungan grup Bakrie dan MNC.

Seperti dikutip dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham perusahaan-perusahaan tersebut pun terkena koreksi, meski di tengah euforia Jokowi Effect yang melambungkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga dua persen.

TvOne berada di bawah perusahaan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA). Saham VIVA sampai siang hari ini anjlok 4,85% atau setara 13 poin ke level Rp 225 per lembar.

Sementara ANTV berada di bawah PT Intermedia Capital Tbk (MDIA). Saham MDIA stagnan karena sama sekali tidak ada yang beli maupun jual.

Sedangkan ketiga stasiun televisi yang disebutkan terakhir berada di bawah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN). Saham MNCN terpangkas 85 poin (3,11%) ke level Rp 2.645.

Sekretaris Umum Forum Komunikasi Certified Securities Analyst (FK CSA), Reza Priyambada, mengatakan penurunan tersebut disebabkan persepsi pelaku pasar atas perbedaan data yang disajikan oleh para stasiun televisi tersebut.

"Sehingga adanya perbedaan itu dikhawatirkan akan mempengaruhi bisnisnya ke depan," katanya kepada detikFinance, Kamis (10/7/2014).

Padahal secara fundamental, kata Reza, perusahaan-perusahaan tersebut tidak mengalami masalah dan berkinerja cukup baik.

"Secara fundamental tidak masalah. Pertumbuhan VIVA tahun lalu lumayan, apalagi tahun ini dengan piala dunia seharusnya pendapatan iklannya bisa naik," ujarnya.

Sayangnya, menurut Reza, bisnis mereka yang sudah bagus itu malah jadi terganggu gara-gara perusahaan diseret-seret kepentingan politik si pemilik perusahaan.

Berikut 8 Lembaga survei yang mencatat kemenangan Jokowi-JK adalah:

1. LSI Denny JA: Prabowo-Hatta 46,7%, Jokowi-JK 53,3%

2. CSIS-Cyrus: Prabowo-Hatta 48,1%, Jokowi-JK 51,9%

3. SMRC: Prabowo-Hatta 47,09%, Jokowi-JK 52,91%

4. Litbang Kompas: Prabowo-Hatta 47,66%, Jokowi-JK 52,34%

5. Indikator: Prabowo-Hatta 47,06%, Jokowi-JK 52,94%

6. RRI: Prabowo-Hatta 47,40%, Jokowi-JK 52,94%

7. Populi Center: Prabowo-Hatta 49,06%, Jokowi-JK 50,94%

8. Poltracking: Prabowo-Hatta 46,63%, Jokowi-JK 53,37%

Sedangkan 4 lembaga survei yang memenangkan Prabowo-Hatta, yaitu:

1. JSI: Prabowo-Hatta 50,16%, Jokowi-JK 49,84%

2. Puskaptis: Prabowo-Hatta 52,05%, Jokowi-JK 47,95%

3. LSN: Prabowo-Hatta 50,19%, Jokowi-JK 49,81%

4. IRC: Prabowo-Hatta 51,11%, Jokowi-JK 48,89%

Stasiun televisi TvOne, ANTV, RTCI, MNC TV dan Global TV memakai 4 lembaga survei tersebut untuk menyatakan pasangan Prabowo-Hatta menang Pilpres 2014.(st-001/hj)

Sumber: Detik.com
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Uu Ruzhanul Ulum Konsisten Kembangkan Beras Organik di Kabupaten Tasikmalaya
Promoted Content

Uu Ruzhanul Ulum Konsisten Kembangkan Beras Organik di Kabupaten Tasikmalaya