Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur

Kamis, 09 November 2017 - 19:02:19 WIB


Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
© Rawin Soedaryanto
Warga saat mendatangi Jembatan sungai Cibeubeur, Kamis (9/11/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Nahas menimpa Pian (7 tahun), Warga Kampung Sindangpalay RT 06/06, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpeleset dan hanyut terseret arus sungai Cibeubeur saat melintas jembatan seusai pulang sekolah agama, Kamis (9/11/2017).

Bodan (32 tahun) saksi mata mengatakan, kejadian sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban bersama dua temannya yakni, Silvi (7 tahun)  dan Caca (7 tahun) melintas jembatan, namun tiba-tiba terpeleset lalu jatuh ke sungai.

BACA JUGA: Terseret Arus Sungai, Warga Pasirhalang Kabupaten Sukabumi Tewas

“Saya melihat kepala korban (Pian)  naik turun di arus yang deras, dengan mengenakan jas hujan warna biru,” ujar Bodan, kepada sukabumiupdate.com.

Bodan mengaku, saat itu langsung berusaha mengejar lewat pinggir kali. Tapi karena jalan licin Bodan terpeleset. “Dari situ saya tidak melihat lagi Pian, sebab arus air sangat deras,” akunya.

Sampai saat ini, Sar Daerah (SARDA) Kabupaten Sukabumi dibantu warga berusaha menyisir bantaran sungai Cibeubeur mencari keberadaan Pian.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar