Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Terminal Bis Tipe A Sepi, Dishub Kota Sukabumi Akan Gabung Empat Trayek Angkot

Selasa, 14 Maret 2017 - 14:05:46 WIB


Terminal Bis Tipe A Sepi, Dishub Kota Sukabumi Akan Gabung Empat Trayek Angkot
© Herry Febrianto
Pengunjung padati terminal KH. Ahmad Sanusi.

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi akan menggabung empat trayek angkutan kota untuk mempermudah akses penumpang dari wilayah Utara dengan Selatan menuju Terminal Bis Tipe A KH. Ahmad Sanusi di Jalan Lingkar Selatan.

Empat trayek tersebut yakni, angkot 14 trayek Bhayangkara yang disatukan dengan angkot 20 trayek Balandongan. Lalu angkot 15 trayek Bhayangkara dengan angkot 03 B trayek Lembursitu. 

"Ini masih dalam usulan dan sudah kita sampaikan ke pengurus angkot dan pihak Organda, nanti biar mereka yang mensosialisasikan ke para pengemudi," ujar Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdulrachman kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/3).

BACA JUGA:

Drainase Buruk, Terminal KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi Kerap Tergenang

Masa Transisi Pengelolaan Terminal KH. Ahmad Sanusi Munculkan Persoalan Baru

Terminal KH. A. Sanusi Sepi, Pengusaha Bus Sukabumi Terancam Bangkrut

Rencana penggabungan empat trayek tersebut, karena masyarakat yang tinggal di wilayah Utara mengeluh harus naik angkot dua kali jika menuju Terminal Tipe A. "Sampai saat ini operasional terminal masih belum optimal dan ada kendala, salah satunya akses angkot yang menuju langsung terminal," tutur Abdulrachman.

Dikatakannya, meski sudah ada enam trayek angkot yang menuju terminal tipe A namun perlu dilakukan evaluasi rute kembali, sehingga dapat mendukung keberadaan terminal. "Hasil evaluasi selama tiga bulan ini menunjukkan masih ada kendala, karena trayek ke terminal masih sedikit dan ini yang akan kami carikan solusinya," katanya.

Dampak dari sedikitnya akses angkot ke terminal, hingga saat ini belum ada kenaikan yang signifikan terhadap jumlah penumpang. "Seiring dengan pembangunan ke arah Selatan, insha Allah terminal juga akan semakin ramai. Apalagi kemudahan akses transportasi sudah sangat mendesak," katanya.

Reporter: HERRY FEBRIANTO/KONTRIBUTOR
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar