Sabtu, 24 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug
Jalan Cigenduk Jampang Tengah Jadi Kubangan Kerbau


Terisolir, Warga Ciseuti Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi Butuh MCK dan Jalan

Selasa, 13 Juni 2017 - 04:47:06 WIB


Terisolir, Warga Ciseuti Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi Butuh MCK dan Jalan
© Ragil Gilang
Gotong royong plester jalan setapak.

SUKABUMIUPDATE.com - Kampung Ciseuti, Dusun Cikawung dan Cirengrang, Dusun Cimanggu, Desa Rambay, Kecamatan Kecamatan Tegalbuleud, merupakan dua kampung terisolir. Namun demikian, pada Anggaran Dana Desa tahun 2017 ini, kedua kampung tersebut hanya mendapat pembangunan infrastuktur pelester jalan setapak (japak).

Hudin (35), salah seorang warga Kampung Ciseuti RT 07/04, mengatakan, selain jalan gang, infrastuktur lain pun sangat dibutuhkan warga, seperti keberadaan tempat mandi, cuci, kakus (MCK), jaringan listrik, dan akses jalan.

BACA JUGA: Soal SDN Cirengrang, DPRD Kabupaten Sukabumi akan Panggil Dinas Pendidikan

"Cuma kita mengerti bahwa pembangunan memang harus merata. Bukan hanya Ciseuti dan Cirengrang, wilayah lain juga sama membutuhkan," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (13/6) dini hari.

Senada dituturkan Solihah (32), tetangga Hudin, ia menjelaskan jika warga sangat membutuhkan MCK. Selama ini, tuturnya, warga RT 07 hanya menggunakan satu sumur untuk keperluan mandi dan cuci.

BACA JUGA: 23 Tahun Tanpa Pembangunan, Derita Warga Cirengrang Kabupaten Sukabumi

"Kalau untuk buang hajat, warga harus rela pergi ke selokan. Nyuci juga susah, karena harus ngantri dan menghabiskan waktu satu samapai dua jam. Apalagi kalau punya anak kecil, wah repot sekali," ucapnya.

Sementara Ketua RT 07, Hasan (38), mengatakan, sudah selama sepekan warganya mengadakan gotong-royong pemlesteran jalan yang dilakukan selepas Shalat Tarawih. "Kami mengerjakan pelester gang ini, mulai tanggal tiga sampai sembilan Ramadhan. Alhamdulillah tuntas juga."

BACA JUGA: Ini Sejarah Berdirinya SDN Cirengrang Kabupaten Sukabumi

Sementara saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com via WhatsApp, Kepala Desa (Kades) Rambay, Suryadi, membenarkan jika di kedua kampung tersebut hanya dilakukan pelester jalan setapak.

"Kami mengalokasikan dana desa untuk jalan gang. Intinya bertahap saja. Pembangunan bisa berjalan merata di semua kedusunan, selain pelester ada juga pengaspalan di Dusun Cimanggu,” ucapnya.

 

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar