Rabu, 22 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Telan Kelereng, Delapan Hari Bocah SD di Warungkiara Kabupaten Sukabumi Menderita

Kamis, 14 September 2017 - 14:48:17 WIB


Telan Kelereng, Delapan Hari Bocah SD di Warungkiara Kabupaten Sukabumi Menderita
© Suhendi
Rizky Maulana Ibrahim, bersama ibunya, Nani Yuliani saat berobat di rumah sakit.

SUKABUMIUPDATE.com - Siswa Kelas Lima SD Negeri Satu Ubrug, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tak sengaja menelan kelereng.

Informasi dihimpun, kelereng yang tak sengaja tertelan itu sudah berada selama delapan hari di dalam perut anak kelima dari pasangan suami istri (Pasutri) Dindin Jumaedin (50 tahun), dan Nani Yuliani (50 tahun), warga Kampung Ubrug RT 01/010.

Kini, bocah pemilik nama lengkap Rizky Maulana Ibrahim ini mengaku kerap menderita sakit di dalam perutnya, hingga sudah beberapa hari tak masuk sekolah.

BACA JUGA: Anak Sakit Parah, Warga Bojongwaru Kabupaten Sukabumi Pasrah

“Sesudah maghrib, anak saya habis mandi, masih pakai handuk, mau pakai baju waktu itu. Melihat kelereng di bawah kolong rak TV, langsung dimasukan ke mulut. Namanya juga anak-anak. Tiba-tiba tertelan. Langsung saya kasih air minum sebanyak-banyaknya, karena Rizky batuk-batuk, dan muntah-muntah, tapi tidak ke luar (Kelerengnya,” beber Nani, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (14/9/2017).

Nani menambahkan, setelah batuk-batuk malam harinya Rizky panas, demam, dan muntah-muntah, tapi tidak ke luar-ke luar (Kelerengnya), dan pada saat buang air besar pun baru sekali sejak kejadian.

“Kami pun membawanya ke Puskesmas Warungkiara, dikasih rujukan, harus ke Rumah Sakit Sekarwangi. Tapi, kata tim medis dari Rumah Sakit Sekarwangi, harus di USG dulu. Besok Jumat, bilangnya harus puasa dulu,” paparnya dengan nada sedih.

Usai mendapat informasi dari tim medis Rumah Sakit Sekarwangi, Nani pun pulang menunggu keesokan harinya (Jumaty-red).

BACA JUGA: Tak Punya Biaya Berobat, Warga Bojongwaru Kabupaten Sukabumi Pasrah

“Mudah-mudahan anak saya ini, jangan sampai dioperasi, karena tiddak punya biaya. Besar kecilnya pasti mengeluarkan uang yang tidak sedikit,” ucapnya terisak.

Nani pun mengungkapkan alasannya tidak segera membawa anaknya pada saat kejadian tersebut untuk ditangani, karena tidak punya uang.

“Tak punya uang, ini juga ke Rumah Sakit, dapat pinjem dulu sama tetangga,” keluhnya sambil menunduk.

Sementara, Rizky mengaku kaget saat kejadian. Kata dirinya, pada saat itu, hanya iseng, sambil nonton TV tak sadar kelereng yang dimulut tertelan.

“Saya pun sakit dan pusing. Tidak mau makan, dan mual,” singkatnya sambil memgangi tangan ibunya, ketika antre berobat di rumah sakit, tadi siang.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar