Senin, 29 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Adjo Tandatangani Kesepakatan Pembentukan DOB Sukabumi Utara
Berikut Prediksi Harga Rokok Jika Jadi Naik
Ini Lho Daftar Kepala Daerah Inovatif 2016, Sukabumi Masuk Gak Ya?
Gatot Brajamusti, Akui Gelar Ritual Seks di Padepokan Cikiray Sukabumi


Taruna Akpol Tewas, Diduga Akibat Kekerasan

Jumat, 19 Mei 2017 - 09:33:59 WIB


Taruna Akpol Tewas, Diduga Akibat Kekerasan
© Youtube.com
Inspektur Jenderal Condro Kirono.

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang taruna akademi kepolisian Semarang, Jawa Tengah, bernama Brigadir Dua Mohammad Adam meninggal setelah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Semarang, Kamis (18/5). Adam diduga meninggal karena kekerasan, berdasarkan bukti memar di tubuhnya.

“Meninggal di rumah sakit, saat dibawa dalam kondisi pingsan. Yang membawa Kasatar, pembina di di situ (di asrama Akpol),” kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono, Kamis malam (18/5).

Dugaan kekerasan kematian taruna Akpol itu berdasarkan luka memar di dada yang dilihat Kepala Polda saat mendampingi direktur kriminal umum dan tim penyidik Polda. “Autopsi di Rumah Sakit Bayangkara, dari visum luar ada bekas memar di dada, masih diduga pemukulan terhadap taruna tersebut,” kata Condro, menambahkan.

Condro memastikan akan mengungkap pelaku secara pidana karena ada dugaan unsur kekerasan. Sedangkan saat ini aparat kepolisian masih menyelidiki, termasuk memanggil sejumlah saksi di asrama Akpol.

Mohammad Adam adalah taruna Akpol tingkat II, menurut Condro, almarhum beralamat di Jakarta, tapi masuk dari Ambon, Maluku. Jenazah Adam diautopsi di RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah. Adam ditemukan tewas dinihari setelah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara, saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar