Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Tak Bisa Maksimalkan Potensi Wisata, Desa Mekarjaya Kabupaten Sukabumi Dianggap Gagal

Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:33:48 WIB


Tak Bisa Maksimalkan Potensi Wisata, Desa Mekarjaya Kabupaten Sukabumi Dianggap Gagal
© Ragil Gilang
Beberapa potensi yang dimiliki Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas.

SUKABUMIUPDATE.com - Desa Mekarjaya Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, adalah salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu (GNCP). Namun wilayah yang banyak menyimpan potensi wisata tersebut, sepertinya belum digarap serius, terutama oleh Pemerintah Desa Mekarjaya.

BACA JUGA: Wisata Bahari di Geopark Ciletuh Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi

"Kepala Desa, tidak mendukung dan tidak mampu mengembangakan potensi wisata yang dimiliki, banyak infrastuktur jalan menuju tempat-tempat wisata yang tidak terurus, ini bukti kegagalan dalam membangun sektor wisata di Desa Mekarjaya" kata Ari Ramdani, warga kampung Neglasari, Desa Mekarjaya, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (19/10/2017).

BACA JUGA: Sekdis Pariwisata Kabupaten Sukabumi: Selama Ini Memang Belum Pernah Ada Insentif

Menurutnya, Desa Mekarjaya sangat kaya dengan potensi objek wisata alam, seperti Puncak Tugu dengan keindahan Ampi Teater, dan keunikan taman batunya, puluhan curug hingga kebun buah Naga. Bahkan beberapa curug yang sudah dikenal sekarang, seperti Curug Sodong, dan Awang, hulunya ada di wilayah Desa Mekarjaya.

"Sangat ironis, potensi wisata yang ada di wilayah desa banyak, malah tidak dikembangkan dengan baik, untuk menujang peningkatan pendapatan masyarakat. Bahkan sebaliknya, Desa Mekarjaya jadi desa yang sangat tertinggal dibanding desa-desa lain di Kecamatan Ciemas," jelasnya.

BACA JUGA: Soal Tarif Retribusi Objek Wisata Mahal, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Lempar Bola

Senada dituturkan Duden Wahyu Harianto, anggota Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Desa Mekarjaya, kecamatan Ciemas. Menurutnya, potensi tempat wisata Desa Mekarjaya, paling kaya, dibanding desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Ciemas. Seperti objek wisata Puncak Tugu yang sekarang mulai banyak dikunjungi wisatawan, namun tidak pernah didukung oleh pihak desa.

"Puncak Tugu dibangun dengan cara swadaya masyarakat, dan tanpa bantuan Pemerintah Desa sama sekali," ungkapnya dalam kesempatan terpisah.

Duden berharap, pemerintah Desa Mekarjaya, bisa tanggap dan pandai memanfaatkan peluang potensi wisata yang ada, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. "Kalau tidak tanggap serta pandai memanfaatkan peluang, kehadiran geopark tidak mungkin bisa dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.

Reporter: RAGIL GILANG
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar