Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Kabupaten Ini Hanya Punya Satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran


Suap Auditor BPK, Sidang Rochmadi Saptogiri Digelar Hari Ini

Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:50:25 WIB


Suap Auditor BPK, Sidang Rochmadi Saptogiri Digelar Hari Ini
© Youtube.com
Auditor BPK yang juga tersangka kasus suap di terkait WTP di Kemendes PDTT Rochmadi Saptogiri (tengah) memasuki Rutan C1 KPK usai menjalankan Salat Id di Pomdam Guntur Jaya , Jakarta, 1 September 2017.

SUKABUMIUPDATE.com - Dua mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli, akan menjalani sidang perdana dalam kasus suap auditor BPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, hari ini Rabu 18 Oktober 2017. Keduanya merupakan tersangka dalam kasus suap terkait pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2016.

Agenda persidangan hari ini adalah pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi. Sidang yang sedianya digelar kemarin sempat tertunda lantaran Ketua Majelis Hakim, Ibnu Basuki, sakit. "Dengan surat izin dari dokter, Ketua Majelis Hakim berhalangan, sakit. Sidang tidak bisa dilanjutkan," ujar Hakim Anggota, Diah Siti Basariah di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 16 Oktober 2017.

Pada 27 Mei 2017, KPK menetapkan empat orang menjadi tersangka kasus ini. Selain Rochmadi dan Ali Sadli, dua orang lainnya yaitu dua pejabat dari Inspektorat Jenderal Kemendes PDTT, Sugito dan Jarot Budi Prabowo.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyebut Rochmadi dan Ali Sadli telah menerima suap dari Sugito dan Jarot. Suap sebesar Rp 240 juta diberikan agar laporan keuangan Kemendes PDTT tahun 2016 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Di tengah proses penyidikan, KPK kembali menetapkan Rochmadi dan Ali sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang. “Indikasi pencucian uang ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya,” kata juru bicara Febri di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 6 September 2017.

Sementara dua tersangka  suap auditor BPK lain, Sugito dan Jarot dijadwalkan menjalani  sidang lanjutan hari ini dengan agenda pembacaan pledoi. Dalam sidang terakhir pada Rabu 11 Oktober 2017, keduanya dituntut pidana masing-masing dua tahun penjara, dikurangi masa tahanan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar