Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

DPC GSBI Sukabumi: UMK Tahun 2018 Dipastikan Naik 8,71 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia


Sosialisasikan Produk Tabungan, BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Ajak Masyarakat Gemar Menabung

Senin, 03 Juli 2017 - 12:02:47 WIB


Sosialisasikan Produk Tabungan, BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Ajak Masyarakat Gemar Menabung
© Ragil Gilang
Kantor BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon.

SUKABUMIUPDATE.com - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi Cabang Jampangkulon, terus berupaya mensosialiasikan berbagai produk tabungan ke masyarakat agar semakin gemar menabung.

Seperti Tabungan Hari Raya (Tahara), Si Wajar dan Barokah. Bahkan pada periode bulan Mei-Juni 2017 lalu, dana yang ditarik nasabah mencapai Rp1,5 miliar dari tiga produk tabungan tersebut.

"Khusus di Jampang, nasabah yang mengambil dengan yang menabung hampir seimbang," tutur Kepala Seksi Operasional BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon, Samsul Hidayat kepada sukabumiupdate.com

Saat ini BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon, memiliki dana pihak ketiga Rp8,7 miliar dengan nasabah deposito dan tabungan berjumlah 2.800 orang. Sedangkan penyaluran kredit diberikan kepada 900 orang dengan jumlah kredit Rp14,3 miliar.

BACA JUGA: TAHARA, Tabungan Primadona BPR Sukabumi untuk Masyarakat

Menurut Samsul, meski masih banyak masyarakat yang belum tahu dan memgerti tentang produk Tahara di BPR Sukabumi, namun setiap tahun selalu ada penambahan nasabah.

"Ya, wilayah Jampangkulon tidak seperti di kota-kota, kendalanya untuk Tahara belum tersosialisasi secara mendalam tapi sekarang sudah mulai ramai," ujarnya.

Kendala lainnya, jelas Samsul, menabung belum menjadi sesuatu yang digemari masyarakat. Karena mereka masih lebih tertarik dengan arisan, meminjam dan berhutang. 

"Saat ini kita memang belum bisa online dan memiliki ATM, ya mungkin ada tahapan untuk ke situ agar BPR tidam dipandang sebelah mata terutama di wilayah Pajampangan," pungkas nya seraya mengungkapkan jika saat ini sudah membuka Kantor Kas di Surade dan Cimanggu.

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar