Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Soal Tower TBG, Camat Cicurug Kabupaten Sukabumi Merasa Kecolongan

Rabu, 12 April 2017 - 17:43:42 WIB


Soal Tower TBG, Camat Cicurug Kabupaten Sukabumi Merasa Kecolongan
© Rawin Soedaryanto
Aparat Kecamatan segel tower milik TBG.

SUKABUMIUPDATE.com - Pasca penutupan pembangunan menara Telekomunikasi BTS di Jalan Raya Siliwangi kp Caringin Rt 03/06, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Kamis (6/4) silam. Camat Cicurug, Agung Gunawan, merasa kecolongan pembangunan tower tersebut.

Di akui oleh Agung, dirinya kecolongan oleh pelaksana pembangunan Tower Bersama Group (TBG). Karena rekomendasi yang di keluarkan itu untuk tower Combat. (tower sementara) Tahun 2015.

Dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, sebelum mengeluarkan izin tower ini agar dipastikan dulu faktor penyesuaian ruangnya. Tata letaknya memungkinkan atau tidak di bangun tower, diperbolehkan atau tidak kesesuaian ruangnya.

BACA JUGA:

Dihentikan, Pembangunan Tower Milik PT TBG di Cicurug Kabupaten Sukabumi

Rekomendasi Tower Cicurug Kabupaten Sukabumi untuk Combat Portable

Tower TBG Cicurug Kabupaten Sukabumi Berdiri Tanpa IMB

Peran Pemkab dalam hal ini, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Dinas Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perizinan, harus benar-benar memerhatikan tata letaknya, apakah bisa masuk dan sesuai tata ruang. Apalagi, menurut Agung, pembangunannya sudah dilakukan terlebih dahulu.

"Kesesuaian ruang ini tetap harus diperhatikan, meskipun memang dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang baru sekarang ini cell plan-nya dihilangkan," lanjut Agung.

"Tetap saja, kesesuaian ruang untuk menara telekomunikasi ini harus dipertimbangkan terlebih dahulu, jangan sampai nantinya tidak seiring dengan Peraturan derah (Perda) 22 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)," pungkasnya.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar