Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Sadis, Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi Tewas Penuh Luka Tusuk
Dianiaya, Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Tewas Mengenaskan
Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas
Mengaku Kesal Sering Dipalak, Kakak Beradik Ini Bunuh Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Biadab, Bapak Bejad Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tega Gagahi Dua Anak Kandung Sejak Kelas IV SD Hingga Melahirkan
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK


Soal Kisruh Angkot vs Pick Up Cikidang Kabupaten Sukabumi, Ini Poin Kesepakatannya

Kamis, 18 Mei 2017 - 14:56:19 WIB


Soal Kisruh Angkot vs Pick Up Cikidang Kabupaten Sukabumi, Ini Poin Kesepakatannya
© Suhendi
Suasana musyawarah pengurus angkot dan mobil pick up.

SUKABUMIUPDATE.com - Kisruh ratusan awak angkutan kota jurusan Cibadak-Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang memprotes beroperasinya kendaraan pick up yang terjadi beberapa waktu lalu, akhirnya diselesaikan dengan jalan musyawarah, Kamis (18/5).

Musyawarah yang di mediasi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perhubungan Terminal Cibadak tersebut, mempertemukan kedua pengurus angkutan. Hasilnya ada beberapa poin yang menjadi kesepakatan bersama dan tidak boleh dilanggar.

BACA JUGA:

DPC Hanura Minta Dishub Kabupaten Sukabumi Benahi Mobil Bak Terbuka Angkut Penumpang

Protes Pick Up Tarik Penumpang, Angkot Cikidang Kabupaten Sukabumi Mogok Narik

Ketua Jalur Cikidang-Cibadak: Akan Terus Mogok Narik Jika Tuntutan Tak Diindahkan

Pertama, pengemudi pick up diperbolehkan membawa penumpang di jalur Cikidang dengan catatan tidak boleh lebih dari lima orang. Kedua, kendaraan bak terbuka boleh masuk ke Terminal Cibadak sesuai dengan jumlah penumpang yang berbelanja dan tidak boleh mengangkut penumpang yang menjadi hak angkot.

“Apabila ada yang melanggar, mereka meminta pihak berwenang untuk melakukan penindakan. Baik untuk pengemudi pick up atau angkot apabila muatannya melebihi muatan,” ujar Kepala UPTD Perhubungan Terminal Cibadak, Heri Sulaeman kepada sukabumiupdate.com.

Sementara itu Pengurus angkutan bak terbuka, Abdul Majid (55) mengaku setuju dengan usulan dari pengemudia angkot Cibadak-Ciikidang. “Kami akan saling mengawasi karena sudah setuju dengan satu solusi satu rit jalan, apabila ada yang melanggar kesepakatan kedua pihak akan memberikan teguran,” pungkasnya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar