Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Soal 15 Eks PDAT, Sekda Kabupaten Sukabumi: Dirut Perumda ATE Harus Bertanggungjawab

Selasa, 07 November 2017 - 21:45:03 WIB


Soal 15 Eks PDAT, Sekda Kabupaten Sukabumi: Dirut Perumda ATE Harus Bertanggungjawab
© Usman Abdul Faqih
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri.

SUKABUMIUPDATE.com – Terkait tuntutan 15 orang eks karyawan Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menuntut hak-haknya pascadi rumahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Iyos Somantri, mengaku belum mengetahuinya.

Bahkan diakuinya, surat pernyataan keberatan dan permohonan pertanggungjawaban kepada Pemerintah Daerah (Pemda) pun tidak menerima.

BACA JUGA: Soal Nasib 15 Eks PDAT, DPRD Kabupaten Sukabumi Pilih Bungkam

"Saya tidak menerima surat tersebut, entah diberikan ke siapa? Surat itu. Persoalan 15 orang eks karyawan PDAT yang di rumahkan pun, saya baru mengetahui hari ini," aku Iyos, kepada sukabumiupdate.com saat dikonfirmasi, Selasa (7/11/2017).

BACA JUGA: Nasib Menggantung, 15 Eks PDAT Ancam Gugat Pemkab Sukabumi

Dia menuding, Direktur Perumda ATE yang saat ini menjabat, tidak memberitahukan apa-apa kepadanya, terkait hal tersebut. Ditambah, soal kasus yang menimpa karyawan PDAT, sampai membayar hutang-hutang PDAT, menurutnya, hal itupun harus ditanggung secara kelembagaan, bukan perorangan.

"PDAT ke Perumda ATE itu kan hanya ganti casing saja, karena itu persoalan aturan, namun intinya sama, persoalan tanggungjawab harusnya ada di Dirut, termasuk semua karyawannya. Semuanya sudah diaudit oleh KAP (Konsultan Akuntan Publik), aset maupun kekayaanya, dan setelah itu semuanya harus diinventarisir termasuk karyawannya. Mendingan menurut saya, langsung tanya sama Dirut saja," tandasnya.

Reporter: USMAN ABDUL FAQIH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar