Jumat, 28 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Edukasi

Mahasiswa Nusa Putra Presentator Seminar "Alternative Energy for ASEAN in the Future" di Singapura
SMK Bisa, SMK Pasim Luar Biasa
Nusa Putra Duta Kerjasama PT Indonesia dan Kazakhstan
Doa Bangsa: SMA Baru dengan Sistem Unik dan Beragam Prestasi Membanggakan
Kuliah Dua Tahun di Sukabumi dan Dua Tahun di Korea
SMK di Sukabumi Rancang Robot Terbang dan Pengintai
Keseruan, MABIM Mahasiswa Baru STT Nusa Putra
Lagi, Pelajar Sukabumi Dapatkan Beasiswa SCG
Ini Daftar PT di Kazakhstan yang Jalin Kerja Sama dengan Nusa Putra
Lutfi Ab-Wirastinov Pimpim Himpunan Mahasiswa Amik CBI Cicurug Kabupaten Sukabumi


Siswa SMAN 3 Kota Sukabumi Ini Kecanduan Membatik

Rabu, 14 Desember 2016 - 16:11:58 WIB


Siswa SMAN 3 Kota Sukabumi Ini Kecanduan Membatik
© Dila Novianti
Vina dan rekannya saat membatik di acara pameran batik Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.COM - Pilihan siswi yang satu ini untuk mendalami dunia batik cukup mengejutkan, di tengah gempuran budaya luar negeri yang semakin deras. Vina Herdiani (15), siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kota Sukabumi ini membulatkan tekad untuk menjadi seniman batik.

Kecintaan Vina kepada batik bermula satu tahun silam. Saat itu, ia tertarik dengan salah satu kegiatan ekstrakulikuler di sekolahnya, yaitu seni membatik.

“Saya memang sudah suka menggambar dan melukis, pas nyobain membatik ternyata lebih asik karena hasilnya bisa dipakai untuk pakaian,” ungkap Vina disela kegiatannya membatik pada acara pemeran batik Sukabumi di depan Kantor Perpustakaan Daerah Kota Sukabumi, Rabu (14/12).

Dari belajar membatik di sisa waktu sekolah itu, lama kelamaan Vina mengaku kecanduan. “Setelah makin banyak tahu tentang batik sebagai budaya asli Indonesia, termasuk Sukabumi. Saya makin cinta membatik,” gadis manis ini lebih jauh.

Vina mengatakan proses belajar membatik tidak lah mudah. Satu persatu tahapan dilaluinya dengan kesabaran ekstra tinggi. Mulai membuat pola gambar, canting, pewarnaan celup, hingga pelorotan warna.

“Biasanya saya membuat batik yang biasa dibikin itu batik daun-daun, proses pembatikan untuk satu kain itu satu minggu dan pewarnaan juga satu minggu," paparnya.

Bimbingan dari guru kesenian di sekolah, membuat Vina banyak mendapatkan ilmu teknik membatik dari beragam motif dan corak batik di Indonesia. Batik Sukabumi menjadi fokus Vina, karena berniat menjadi salah satu perajin batik lokal yang mendunia.

Vina berharap ke depan bisa menularkan kecintaannya pada dunia batik para rekan rekan generasi muda di Sukabumi. “Yang saya tahu kalau membatik tidak ada penerusnya, makanya batik tulis tradisional yang punya nilai seni ini, bisa saja punah. Ayo kita mulai membatik sejak remaja,” ajak Vina.

Reporter: DILA NOVIANTI/Kontributor
Redaktur: Fit NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar