Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Pakansi

Bakso Kuburan Mantan, Kuliner Mengejutkan dari Eks TKI Asal Sukabumi
Curug Sawer, Tak Ada Tempat Seperti Ini
Mitos Ki Hamali di Balik Keindahan Curug Cikaso
Ini Sungai Terpendek di Sukabumi, Mungkin Juga di Indonesia, Bahkan Dunia
Pantai Ujung Genteng Segera Miliki Masjid Terapung
Dapoer Mang Boel, Tongkrongan Hits Remaja Sukabumi
Curug Banteng, Kabupaten Sukabumi, Pilihan Wisata Akhir Pekan
Mitos Kamar 308 Inna Beach Hotel Palabuhanratu
Sediakan Warung Sarapan Gratis, Pria di Kota Sukabumi Ini Patut Ditiru
Mau Tahu Jika Curug Cikaso Kabupaten Sukabumi Ngamuk? Sekarang Saatnya


Singkongku, Revolusi Ketela Pohon a la Dapur Ice Cream Cibadak

Sabtu, 31 Desember 2016 - 08:34:26 WIB


Singkongku, Revolusi Ketela Pohon a la Dapur Ice Cream Cibadak
© Danang Hamid
Singkong Thailand buatan Jamal Nurlael

SUKABUMIUPDATE.COM - Masyarakat Kabupaten Sukabumi tentu akrab dengan ketela pohon, dalam istilah lain bernama singkong, hui tangkal, dangdeur, sampeu, atau cassava. Kini, makanan yang pernah dicap sebagai makanan orang desa ini, kini mampu mengikis stigma di masyarakat sebagai kuliner pinggiran.

Dalam perkembangannya, singkong telah banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam penganan, atau diambil patinya untuk berbagai macam keperluan. Pengolahan singkong tak lagi sebatas dijadikan kripik, digoreng, direbus, dibakar, dikukus atau dijadikan turunan lainnya seperti comro, gethuk, kolak, dan lain-lain. Singkong juga berevolusi menjadi sejesis sup.

“Saya namai Singkongku, pengolahannya sederhana, tapi pertama kali mencoba gagal berkali-kali sampai menemukan komposisi yang pas di lidah,” ujar Jamal Nurlael alias Amay (25) kepada sukabumiupdate.com, Jumat (30/12).

Taburan keju parut di atas semangkuk Singkong Thailand, seolah mempresentasikan kematangan komposisisi kuliner yang dicoba berkali-kali sampai menemukan kesempurnaan cita rasa, ditambah rasa fla hasil olahannya sendiri dari tepung maizena dan santan kelapa pilihan.

“Cuma sepuluh ribu, semangkuk bikin kenyang, tapi nggak bikin gendut,” terang Amay yang menjual kuliner racikannya itu di kios sewaan, bekas lahan Kantor Pos, Cibadak.

Lebih jauh, Amay mengaku ingin mengangkat popularitas singkong sebagai pangan unggulan. “Insha Allah, nanti ada olahan baru lagi, tetap bahan bakunya singkong. Bisa katimus atau Dapur Ice Cream Cassava, dan lainnya. Kita bikin custom lah,” pungkas Amay.

Reporter: DANANG HAMID
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar