Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Siapkan Mulok Geopark Ciletuh DPRD Kabupaten Sukabumi Berguru ke Purwakarta

Selasa, 14 Maret 2017 - 13:13:33 WIB


Siapkan Mulok Geopark Ciletuh DPRD Kabupaten Sukabumi Berguru ke Purwakarta
© Riansyah
Kunjungan DPRD Kabupaten Sukabumi ke Kabupaten Purwakarta.

SUKABUMIUPDATE.com - Untuk memuluskan rencana penerapan mata pelajaran Geopark Ciletuh sebagai muatan lokal (mulok) sekolah di Kabupaten Sukabumi, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), datangi Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kabupaten yang dipimpin Dedi Mulyadi ini dinilai mampu menerapkan banyak mulok di sekolah tanpa harus terkendala aturan-aturan normatif.

“Kami sejumlah pimpinan bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi berkunjung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, dalam rangka belajar mengisi banyak mulok di mata pelajaran sekolah. Kami nilai Purwakarta salah satu daerah yang berhasil menonjolkan mulok di segala sektor, khususnya pendidikan,” jelas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yusuf Maulana kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/3).

Tak hanya sekadar tampilan atau pakaian Sunda, materi pendidikan di Purwakarta pun sudah lebih mengedepankan pendekatan kognitif aplikatif. “Mereka bahkan sudah masuk pada bagaiman menetapkan bahwa pekerjaan rumah para siswa, materinya tidak hanya afektif, melainkan kognitif yang dihubungkan dengan materi di sekitar rumah. Ini baik,” lanjut pria yang akrab disebut Aka ini lebih jauh.

BACA JUGA:

Marwan: Geopark Ciletuh akan Masuk Kurikulum Sekolah di Kabupaten Sukabumi

Tahun Ini Dibangun Jalan Baru 33 Km ke Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh Masuk UNESCO Global Geopark

Pendekatan kognitif ini bisa diadopsi di Kabupaten Sukabumi, yang akan menerapkan materi budaya dan Geopark Ciletuh sebagai muatan lokal, mata pelajar di sekolah tingkat dasar. Menurut Aka, kebijakan Purwakarta yang soft membuat mulok di sekolah bisa berjalan efektif.

“Jadi Purwakarta bisa mensiasati paying hukum mulok ini dengan mudah tanpa harus berbenturan dengan aturan diatasnya. Ini yang harus kita bahkan jika jangan dibuat pusing dengan aturan, kebijakan mulok bisa diatur dengan Perda, Perbup bahkan surat edaran bupati. Intinya materi mulok ini harus jalan sebagai salah satu syarat pendukung Ciletuh sebagai Geopark yang diakui dunia,” pungkasnya.

Reporter: RIANSYAH/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar