Rabu, 24 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Jalan Cigenduk Jampang Tengah Jadi Kubangan Kerbau
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan


Siapkan Desa Wisata, Guru Seni se-Cikakak Dibekali Pengetahuan Karinding

Sabtu, 24 Desember 2016 - 04:50:01 WIB


Siapkan Desa Wisata, Guru Seni se-Cikakak Dibekali Pengetahuan Karinding
© Surya Adam
Guru kesenian dan perwakilan pemuda Desa Sukamaju saat mempelajari karinding.

SUKABUMIUPDATE.COM - Sedikitnya 10 guru kesenian dari berbagai sekolah se-Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi serta sepuluh perwakilan pemuda Desa Sukamaju dibekali pengetahuan tentang seni budaya karinding.

Workshop Karinding yang digelar oleh Karang Taruna Tunas Bhakti Desa Sukamaju Kecamatan Cikakak itu sebagai bentuk komitmen dalam upaya mewujudkan desa wisata termasuk kembali mengingatkan kepada masyarakat akan kebudayaan sendiri.

"Ini salah satu seni budaya leluhur kita, namun masih banyak yang bahkan tidak tahu karinding. Makanya kita ingatkan kembali," jelas Sekretaris Karang Taruna Tunas Bhakti Desa Sukamaju Deni Nugraha kepada sukabumiupdate.com, Jumat (23/12).

Melibatkan guru kesenian dari berbagai tingkatan sekolah mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) serta sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA), Deni mengatakan itu salah satu program kerjanya untuk menyiapkan pagelaran budaya tahunan di desa, salah satunya memperlombakan kaulinan lembur serta karinding.

"Nanti para siswa di setiap sekolah bisa menjadi peserta lomba tersebut, kita gelar kegiatannya setahun sekali," ucap Deni.

Deni menarget, kebudayaan daerah yang hampir tidak dikenal bisa kembali tersosialisasikan kepada masyarakat, terutama tingkatan anak sekolah.

"Kita khawatir melihat pergaulan anak sekolah saat ini, kita ingin mainan anak disesuaikan dengan umurnya seperti jaman dulu," beber pemuda yang juga sebagai guru tersebut.

Dengan begitu, diharapkan orang tua maupun pihak sekolah bisa mendukung minimal dengan membuat ekstrakurikuler kebudayaan Sunda di sekolahnya masing-masing.

"Kita buat anak sekolah senang mengenal kebudayaan sendiri, jangan sampai suatu saat nanti kita tidak mengenal lagi kebudayaan sendiri," jelas Deni.

Sementara itu, Penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa Sukamaju Eti Hendrawati mengapresiasi program Karang Taruna yang berkaitan dengan budaya tersebut. Menurutnya, saat ini memang karinding sangat asing di lingkungan masyarakat apalagi di lingkungan sekolah di pedesaan.

"Kita sangat mendukung apa yang menjadi program kerja karang taruna, apalagi kita pun berencana membuat kegiatan tahunan yang bersifat memperkenalkan budaya kita sendiri agar kembali dikenal dengan targetan bisa menarik wisatawan," ungkap Eti.

Apalagi, meskipun saat ini Desa Sukamaju terus berusaha menjadi Desa Wisata, secara potensi alam  tidak memiliki garis pantai maupun potensi alam lainnya yang berpotensi menarik wisatawan.

"Namun kita kembangkan dari sisi budayanya, karena potensi budaya merupakan bagian yang tidak teroisahkan dari pariwisata," pungkasnya.

Reporter: SURYA ADAM
Redaktur: ZOEL S
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar